Tensi Dagang Mereda

IHSG Berpeluang Kembali Menguat

Angga Bratadharma    •    Jumat, 14 Sep 2018 09:23 WIB
ihsg
IHSG Berpeluang Kembali Menguat
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Jakarta: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat dengan indeks Dow Jones mencatat penguatan lebih dari 100 poin, seiring kenaikan harga saham Apple. Penguatan bursa saham AS dinilai akibat pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan tekanan untuk menegosiasikan ulang perdagangan ada di posisi Tiongkok saat ini.

Di sisi lain, Samuel Research Team mengungkapkan, data consumer price index AS untuk Agustus naik 0,2 persen, sejalan dengan estimasi ekonom sebesar 0,3 persen. Hal tersebut memperkuat ekspektasi pasar yang memperkirakan the Fed akan menaikkan suku bunganya.

"Pasar memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga di September sebesar 97,4 persen dan Desember 83,3 persen," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 14 September 2018..

Sementara itu, Samuel Research Team memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan menguat seiring adanya sinyal negosiasi ulang antara AS dan Tiongkok yang meredakan tensi perang dagang. Data neraca perdagangan yang dirilis minggu depan menjadi data yang ditunggu.

"Pergerakan nilai tukar rupiah masih menjadi perhatian investor. Gerak nilai tukar rupiah ditransaksikan datar di Rp14.840 per USD, sementara EIDO menguat," sebut Samuel Research Team.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 147,07 poin atau 0,57 persen menjadi berakhir di 26.145,99 poin. Indeks S&P 500 naik 15,26 poin atau 0,53 persen menjadi ditutup di 2.904,18 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 59,48 poin atau 0,75 persen menjadi berakhir di 8.013,71 poin.

Kenaikan indeks Dow dipimpin oleh reli saham Apple. Saham pembuat iPhone ini naik lebih dari 2,4 persen pada penutupan. IBM juga termasuk pencetak keuntungan dalam indeks. Saham raksasa teknologi tersebut diperdagangkan 1,62 persen lebih tinggi. Sebaliknya, McDonald`s dan Home Depot termasuk di antara saham-saham yang melemah.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan saham-saham sektor teknologi dan kesehatan memimpin kenaikan. Produsen-produsen cip terkemuka AS adalah salah satu yang berkinerja terbaik di sektor teknologi, yang mendukung teknologi Nasdaq lebih tinggi.


(ABD)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA