Sesi Siang, IHSG Berbaris di Jalur Pelemahan

Angga Bratadharma    •    Senin, 10 Jul 2017 12:50 WIB
ihsg
Sesi Siang, IHSG Berbaris di Jalur Pelemahan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi siang terpantau bergerak di jalur merah. IHSG akhirnya bisa diperdagangkan, di mana pada pagi tadi perdagangan sempat mengalami gangguan dan Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan perbaikan terkait kondisi tersebut.

IHSG Senin 10 Juli 2017, perdagangan siang tercatat mengalami pelemahan sebanyak 15,4 poin atau setara 0,265 persen ke posisi 5.799. Level tertinggi IHSG tercatat berada di posisi 5.826 dan level terendah IHSG tercatat berada di posisi 5.799.

Siang ini, volume perdagangan tercatat sebanyak 1,5 miliar lembar saham senilai Rp1,4 triliun dengan jumlah frekuensi sebanyak 52.949. Sebanyak 127 saham mengalami penguatan, sebanyak 113 saham mengalami pelemahan, dan sebanyak 104 saham tidak mengalami perubahan.



Sementara itu, Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Suryawijaya menambahkan, indeks pada pekan kedua di bulan ini masih akan menunjukkan kemampuan untuk bergerak menguat cukup besar. Diharapkan sejumlah sentimen positif datang dan mendukung kondisi tersebut.

"Saat ini support IHSG terlihat masih terjaga cukup kuat, sehingga konsolidasi wajar akan dilalui oleh IHSG untuk kembali membentuk momentum kenaikan lanjutan," ucap William.

Sekarang ini, masih kata William, IHSG memiliki support terdekat yang akan berupya dipertahankan pada level 5.801, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 5.911. Peluang koreksi wajar, tambah William, masih ada.

"Artinya, bisa dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk mengakumulasi pembalian. Sebab, dalam rentang investasi jangka panjang indeks berada di jalur uptrend," pungkasnya.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA