Anak Usaha Sinar Mas Group Bidik Pendapatan Berulang Rp150 Miliar di 2017

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 29 Nov 2016 13:24 WIB
sinar mas group
Anak Usaha Sinar Mas Group Bidik Pendapatan Berulang Rp150 Miliar di 2017
Ilustrasi. (FOTO: MI/Atet Dwi Pramadia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak usaha Sinar Mas Group, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) yang merupakan pengembang kawasan industri akan memperbanyak kawasan komersial di Kota Deltamas, salah satunya Apartment Le Premier dalam memenuhi permintaan akan akomodasi khususnya kalangan ekspatriat yang bekerja di wilayah Cikarang.

Dengan memperbanyak kawasan komersial, menurut Direktur Independen Puradelta Lestari Tondy Suwanto, bisa mendorong kinerja perseroan di 2017. Dengan adanya pembangunan Apartment Le Premier, perseroan memproyeksikan bisa meraup pendapatan berulang (recurring income) di 2017 sebesar Rp150 miliar, dan dapat meraih pendapatan berulang sekitar Rp30 miliar per tahun.

"Proyek service apartment ini akan mendapatkan pendapatan berulang di tahun depan, kira-kira kita proyeksikan bisa mencapai Rp150 miliar," ucap Tondy, dalam keterangannya kepada media, Selasa (29/11/2016).

Apartment Le Premier, kata Tondy, terletak di titik strategis kawasan komersial Deltamas. Bahkan, AEON Mall, dengan lahan seluas 20 hektare tepat di sebelah lokasi Le Premier, akan segera beroperasi dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, prospek Le Premier diyakini sangat cerah ke depannya. Saat ini, seluruh unit di apartemen tersebut kini telah tersewa seluruhnya oleh ekspatriat yang bekerja di kawasan Kota Deltamas.

Selain itu, untuk pengembangan kawasan komersial, DMAS pun berencana meluncurkan produk ruko pada awal Desember 2016 dalam memenuhi permintaan ruko di kawasan Kota Deltamas. Perseroan meyakini peluncuran ruko ini akan semakin menghidupkan aktivitas komersial di kawasan tersebut.

Saat ini, DMAS telah berkembang menjadi emiten pengembang kawasan industri berkapitalisasi terbesar di BEI dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp11 triliun. Hingga 30 September 2016, penjualan lahan industri perseroan telah mencapai 52,1 ha, melampaui target perusahaan untuk 2016 seluas 50 ha.

Salah satu faktor kesuksesan tersebut adalah penjualan lahan seluas 38,3 ha kepada Astra Honda Motor (AHM). Tapi, sebagian besar penjualan tersebut belum dapat diakui pada laporan keuangan kuartal III-2016, sehingga pendapatan usaha DMAS pada periode tersebut mencapai Rp1,01 triliun, sementara laba bersih mencapai Rp494,78 miliar.

"Dengan cadangan lahan yang luas, total aset DMAS per 30 September 2016 mencapai Rp7,43 triliun, dengan posisi kas Rp675,46 miliar dan ekuitas Rp 7,13 triliun," pungkasnya.


(AHL)