Bursa Bidik Pertumbuhan Investor Capai 20% di 2017

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 29 Nov 2016 12:36 WIB
beipasar modal
Bursa Bidik Pertumbuhan Investor Capai 20% di 2017
Ilustrasi BEI (ANTARA FOTO/Fanny Kusumawardhani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) memprediksi ada peningkatan jumlah investor saham baru sekitar 20 persen di sepanjang 2017. Adapun peningkatan itu setara 104 ribu orang yang memegang Single Investor Identification (SID) yang baru dari posisi saat ini sebanyak 520 ribu orang.

Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan mengatakan peningkatan investor sudah terasa di 2016 ini, sejak awal masa kampanye Yuk Nabung Saham. Paling tidak sudah ada 100 ribu investor saham baru yang bertambah di tahun ini.

Peningkatan investor, lanjut Nicky, sudah disambut bursa dengan baik melalui sosialisasi dan edukasi pasar modal ke masyarakat maupun kalangan pelajar di bangku kuliah. Berbagai macam upaya siap terus menerus dilakukan agar jumlah investor bisa terus bertambah dari waktu ke waktu.

Baca: Capai Rp102,06 Triliun, Total Emisi Surat Utang Korporasi Cetak Rekor Baru

Selain itu, peningkatan investor dibarengan dengan bertambahnya galeri investasi yang sudah dibangun di sejumlah wilayah besar di Indonesia. Hingga saat ini, bursa sudah mempunyai 230 galeri investasi. "Hampir setiap dua minggu bursa membuka tiga galeri investasi," kata Nicky, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Selasa (29/11/2016).


Pergerakan IHSG (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Tingkat keinginan mahasiswa masuk ke pasar modal, sambung Nicky, sangat tnggi. Sebab hampir setiap universitas sudah mempunyai galeri investasi. Salah satu contoh tingginya animo mahasiswa tampak saat bursa membuka galeri investasi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pada saat buka galeri investasi di sana (Kupang), terdapat 3.700 orang yang buka rekening saham baru. Itu sangat terlihat tingkat antusiasnya," papar Nicky.

Baca: BEI Berencana Realisasikan Penny Stock

Sebelumnya, BEI mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia lewat SID telah mencapai 512 ribu orang per 14 Oktober 2016. Angka itu sudah meningkat terus menerus dalam menembus posisi 550 ribu investor di akhir 2016. "Sudah ada 512 ribu orang. Itu data akhir pekan kemarin. Per minggu sudah update itu," kata ‎Nicky.

Baca: Transaksi di BEI Capai Rp6 Triliun/Hari di Triwulan III

Nicky mengaku, jumlah investor yang sebanyak itu masih banyak datang dari Pulau Jawa. Tapi, investor di luar Jawa tidak juga kalah, karena pertumbuhannya sangat deras, dan cukup signifikan. Peningkatan investor merupakan hasil kerja keras oleh manajemen BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus menerus mensosialisasikan ke masyarakat.

 


(ABD)