Indeks Berpeluang Balik Melemah ke 5.985

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 08 Dec 2017 09:23 WIB
ihsg
Indeks Berpeluang Balik Melemah ke 5.985
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)

Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang untuk kembali mengalami koreksi minor menuju kisaran 5.996-5.985, setelah kemarin berbalik arah melemah ke level 6.006. Tentu diharapkan pelemahan itu bersifat terbatas dan nantinya bisa terus menguat di masa mendatang.

"Indeks akan berbalik melemah ke posisi 5.996-5.985,"‎ kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 8 Desember 2017.

Senada dengan Reza, Kepala Analis Indosurya Sekuritas William Suryawijaya‎ mengatakan, indeks berpotensi melemah di sepanjang hari ini. Hal itu dipengaruhi oleh tren depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) dan fluktuasi harga komoditas global.

Secara teknikal, kata William, peluang kenaikan IHSG masih tampak terlihat, lantaran laju indeks mampu mempertahankan level support. Data perekonomian terilis juga menunjukkan bahwa sisi fundamental perekonomian masih cukup baik dan stabil.

Saat ini, masih kata dia, IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.963, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada pada posisi 6.099.

Mengamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Kemudian, cermati pula saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP).


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

2 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA