Rombak Direksi, Pemegang Saham Setujui Penawaran Umum Terbatas LPCK

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 10 Nov 2017 17:24 WIB
lippo cikarang
Rombak Direksi, Pemegang Saham Setujui Penawaran Umum Terbatas LPCK
Jajaran direksi dan komisaris baru Lippo Cikarang. (FOTO: dokumentasi Lippo Cikarang)

Jakarta: Pemegang saham menyetujui rencana penawaran umum terbatas (PUT) I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).

Persetujuan tersebut dilakukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan. Selain itu, perseroan juga mengubah jajaran direksi dan dewan komisarisnya.

Adapun dalam PUT ini, para pemegang saham akan diberikan HMETD untuk memesan sebanyak-banyaknya 300 juta lembar saham baru. Para pemegang saham yang memiliki empat lembar saham diberikan hak untuk memesan satu lembar saham baru.

Mengutip siaran persnya, Jumat 10 November 2017, para pemegang saham yang tidak mengambil haknya akan mengalami dilusi sebesar 27,04 persen.

LPCK bermaksud menggunakan dana yang diperoleh dari PUT untuk pengembangan atau ekspansi usaha perseroan, baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, melalui akuisisi/pembelian aset dan/atau saham perusahaan yang dapat bersinergi dengan perseroan dan entitas anak dan memberikan manfaat tambahan serta mendukung kegiatan usaha perseroan.

Kemudian modal kerja perseroan dan/atau entitas anak. Selain PUT, LPCK juga mengumumkan perubahan dewan komisaris dan jajaran direksi menjadi sebagai berikut:

Presiden Komisaris: Ketut Budi Wijaya.
Komisaris Independen: Hendry Leo.
Komisaris Independen: Hadi Cahyadi.
Komisaris Independen: Didik Junaedi Rachbini
Komisaris: Sugiono Djauhari.
Komisaris: Wijaya Subekti.
Presiden Direktur: Ivan Setiawan Budiono.
Direktur: Hong Kah Jin.
Direktur: Ju Kian Salim.
Direktur: Hartono Tjahjana G.
Direktur: Alexander Yasa.
Direktur Independen: Sony.
Direktur Independen: Juvantia.

"Saya berterima kasih kepada para pemegang saham terdahulu yang telah mendukung rencana PUT ini sehingga LPCK dapat mengembangkan bisnisnya sesuai dengan misi dan visi LPCK," tutur Presiden Direktur LPCK yang baru ditunjuk, Ivan Budiono.

LPCK adalah pengembang kawasan perkotaan dengan luas 3.250 hektare (ha) lebih, di mana industri sebagai basis ekonomi. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 14 ribu hunian, dengan penghuni sebanyak 50.720 orang.

Saat ini tercatat ada sekitar 484.300 orang bekerja setiap hari untuk 993 perusahaan manufaktur yang tersebar di kawasan industri Lippo Cikarang. Anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) ini mempunyai kapitalisasi pasar seebsar Rp2,6 triliun atau USD196 juta per 31 Oktober 2017.


(AHL)