Ruang Rupiah Menguat Diperkirakan Terbuka

Angga Bratadharma    •    Kamis, 15 Jun 2017 08:51 WIB
kurs rupiah
Ruang Rupiah Menguat Diperkirakan Terbuka
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ruang nilai tukar rupiah untuk mengalami penguatan telah terbuka dan di sisi lain daya tarik Surat Utang Negara (SUN) meningkat. Adapun nilai tukar rupiah yang menguat lagi di perdagangan Rabu bersama mayoritas kurs di Asia diperkirakan semakin kuat merespons pelemahan dolar index.

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, imbal hasil UST yang justru anjlok hingga dini hari tadi akan membuat SUN semakin menarik. Fokus hari ini tertuju pada neraca perdagangan Mei 2017 yang diperkirakan menipis surplusnya ke USD1 miliar.

"Selain itu, ditunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang diperkirakan mempertahankan BI RR rate di 4,75 persen," ungkap Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis 15 Juni 2017.

Sementara itu, Federal Reserve atau the Fed memutuskan untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan dan di sisi lain proyeksi inflasi dipangkas. Sesuai ekspektasi, Fed Fund Rate (FFR) target kembali mengalami kenaikan sebanyak 25 bps.

Walaupun Yellen yakin inflasi AS akan naik sehingga neraca the Fed harus disusutkan segera di mana mayoritas anggota the Fed justru merevisi turun proyeksi inflasi 2017. Probabilitas kenaikan FFR target lanjutan langsung anjlok sehingga menekan dolar index serta imbal hasil UST, terutama tenor panjang.

"Sedangkan dolar Amerika Serikat (USD) berpeluang semakin mengalami pelemahan pada pagi ini," pungkas Rangga.


(ABD)