IHSG Cenderung Datar

Angga Bratadharma    •    Selasa, 11 Dec 2018 08:59 WIB
ihsg
IHSG Cenderung Datar
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Jakarta: Kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,24 persen ke level 6.111,3. Penurunan ini masih relatif lebih baik dibandingkan dengan mayoritas regional yang turun lebih dalam. Meski demikian terjadi net sell asing yang cukup besar di pasar reguler sebanyak Rp710,5 miliar dan negosiasi sebesar Rp339,7 miliar.

Samuel Research Team mengungkapkan semalam Dow Jones ditutup naik tipis sebanyak 0,14 persen setelah mengalami penurunan tajam 500 poin di sela-sela perdagangan. Penguatan terjadi karena adanya pembalikan arah dari saham-saham berbasis teknologi yang sebelumnya tertekan dalam.

Di India, Urjit Patel yang merupakan Gubernur Reserve Bank of India (RBI) tiba-tiba mengundurkan diri dan menekan Rupee ke level terdalam dalam empat tahun. Di Inggris, Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan tekanan sangat kuat dari parlemen, di mana persetujuan Brexit dari May dengan EU ditolak parlemen.

Sementara itu, masih ditahannya CFO Huawei, Meng Wanzhou juga masih memberikan ketidakpastian kepada kelanjutan penundaan perang dagang Tiongkok dan Amerika Serikat. Beberapa komentar di media Tiongkok juga membahas perihal kemungkinan pembalasan perlakuan serupa dari Tiongkok terhadap eksekutif-eksekutif AS di Tiongkok.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 34,31 poin atau 0,14 persen menjadi ditutup di 24.423,26 poin. Indeks S&P 500 bertambah 4,64 poin atau 0,18 persen, menjadi berakhir di 2.637,72 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 51,27 poin atau 0,74 persen lebih tinggi, menjadi 7.020,52 poin.

Ketiga indeks utama membalikkan kerugian awal mereka pada penutupan, dengan Dow menghapus sekitar 500 poin penurunan di sesi pagi. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan jasa-jasa teknologi dan komunikasi masing-masing naik 1,43 persen dan 0,75 persen, memimpin para advancers.


(ABD)