Delapan Emiten Menyusul IPO di Kuartal I-2018

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 15 Feb 2018 19:33 WIB
ipo
Delapan Emiten Menyusul IPO di Kuartal I-2018
Illustrasi (ANT/Rosa Panggabean).

Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengutarakan ada delapan perusahaan yang berminat menjalankan penawaran umum perdana saham (IPO) di bursa. Dua emiten sudah merealisasikan listing sehingga diperkirakan akan ada 10 emiten baru pada kuartal I-2018.

"Ada 10 perusahaan. Ada delapan perusahaan yang bakal IPO ditambah ada dua," ujar ‎Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, ‎ditemui ‎di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat, 15 Februari 2018.

Telah ada dua emiten yang resmi mencatatkan saham di bursa. Emiten pertama, yakni PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) listing pada pertengahan Januari 2018. Sedangkan emiten ‎kedua yang listing baru saja terjadi pagi hari tadi.

Adapun delapan perusahaan yang bisa IPO di kuartal I  tahun ini, yakni ‎PT BTPN Syariah Tbk, PT Sky Energy Indonesia Tbk, PT Borneo Olah sarana Sukses Tbk, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk, PT Tridomain Performance Material Tbk, PT Jaya Trishindo Tbk, PT Artajasa Pembayaran Elektronis Tbk, dan PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Sebelumnya pernah dikatakan oleh ‎Head of Valuation BDO Indonesia, Panca Arief Jatmika‎, bahwa kantor akuntan publiknya ‎sedang menangani tujuh klien yang siap menjalankan penawaran umum perdana saham atau intial public offering (IPO) di sepanjang tahun ini.‎ Tujuh klien tersebut datang dari sektor pertambangan, hotel, dan kimia.

‎Tujuh klien yang siap IPO‎ akan terealisasi pada semester I-II di tahun ini. Pada semester I akan ada dua perusahaan yang listing, sedangkan sisanya lima perusahaan berlanjut pada semester II-2018.‎ "Dua perusahaan sudah bisa (listing) pada semester I-2018, sisanya pada semester II," jelas Panca.

Pada semester I, dia mengaku, ada satu klien perusahaan di sektor tambang yang siap melantai. Meski begitu, dia tak mau menyebutkan nama dan jumlah aset yang dimiliki calon emiten.Untuk calon emiten yang IPO di semester kedua, ‎menurut dia, masih membutuhkan waktu untuk membenahi semua terkait administrasi. Dengan begitu, bisa memuluskan langkah IPO.



(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA