BEI: Pasar Modal Tidak Terpengaruh Pilkada Serentak 2018

Desi Angriani    •    Jumat, 16 Jun 2017 07:15 WIB
beipasar modal
BEI: Pasar Modal Tidak Terpengaruh Pilkada Serentak 2018
Direktur Utama BEI Tito Sulistio (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini kondisi politik selama gelaran Pilkada Serentak 2018 tak akan memengaruhi industri pasar modal Tanah Air. Pasalnya, Indonesia telah memiliki pengalaman yang cukup panjang mengenai pilkada maupun pilpres beberapa waktu lalu.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mencontohkan, pada saat pemilihan umum (Pemilu) Presiden di 2009, 2014, dan Pilkada DKI Jakarta tak memengaruhi perdagangan BEI. Begitu pula ketika petahana Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama terjerat kasus penodaan agama hingga mendekam di penjara.

"Pemilu 2009, 2004, dan pilkada dua kali, Ahok di penjara tidak ganggu," tegasnya, seusai buka puasa bersama, di auditorium BEI, Jakarta, Kamis malam 14 Juni 2017.

Tito menilai, kondisi tersebut didukung oleh jadwal resmi tahapan Pilkada Serentak 2018 yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Juga kondisi makroekonomi Tanah Air yang semakin membaik. Tentunya momentum positif ini harus terus dipertahankan.

Kendati demikian, Tito mengkhawatirkan terjadinya penarikan dana besar-besaran untuk Pilkada. Sebab, BEI belum memiliki pengalaman terhadap Pilkada serentak. Namun, diharapkan penarikan besar-besaran itu tidak memberikan pengaruh signifikan bagi pererakan pasar modal di Indonesia.

"Saya tidak punya pengalaman pilkada atau nanti pilkada serentak. Artinya dana yang tertarik dulu kan dana yang keluar. Dana bawah bantal semua sekarang kan dari luar bantal semua itu yang kita tidak punya pengalaman sampai saat ini, apakah dana ini akan keluar," pungkasnya.

 


(ABD)

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif
Biaya Isi Ulang Uang Elektronik Diatur

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif

51 minutes Ago

Seharusnya Bank Indonesia (BI) memberikan insentif bagi masyarakat karena sudah membantu menjal…

BERITA LAINNYA