Adira Finance Patok Pembiayaan Baru Tumbuh hingga 10%

Husen Miftahudin    •    Kamis, 07 Feb 2019 18:44 WIB
adira dinamika multifinance
Adira Finance Patok Pembiayaan Baru Tumbuh hingga 10%
Illustrasi. Dok : MI.

Jakarta: PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menargetkan pembiayaan baru pada 2019 tumbuh di kisaran lima persen hingga 10 persen. Guna merealisasikan target, perusahaan pembiayaan itu akan menghadirkan program-program unggulan, salah satunya Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas).

"Kita ada target tahun ini pertumbuhan pembiayaan lima persen hingga 10 persen. Acara Harcilnas ini adalah bagian dari usaha kita untuk memenuhi target," ungkap Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli di Gedung Graha Niaga Thamrin, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Februari 2019.

Hafid yakin pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin bergerak positif akan mendorong laju bisnis pembiayaan di Indonesia. Apalagi, Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis angka perekonomian RI selama 2018 yang tumbuh positif di posisi 5,17 persen secara kumulatif.

Kondisi itu membuat Adira Finance menatap optimistis bisnis pembiayaan di tahun ini. Maka itu, pihaknya akan terus melakukan berbagai inovasi pelayanan kepada nasabahnya agar tumbuh kian cemerlang.

"Adira sendiri mau meningkatkan (pertumbuhan pembiayaan baru) lebih dari market. Caranya lebih kompetitif, prosesnya lebih bagus, sehingga lebih banyak konsumen," tambah Hafid. 

Meski demikian, dia mengakui banyak tantangan yang dihadapi industri pembiayaan di 2019. Salah satunya suku bunga acuan yang lebih tinggi ketimbang awal tahun lalu.

"Itu pasti mempengaruhi kemampuan orang membayar cicilan pinjaman karena suku bunga Bank Indonesia (sudah naik) 1,5 persen dibandingkan awal tahun 2018," ujar dia.

Sebagai bocoran, Hafid menyebut pembiayaan baru Adira Finance sepanjang 2018 tumbuh 17 persen dengan total penyaluran Rp38,2 triliun. Adapun porsi pembiayaan baru itu disokong oleh motor baru 54 persen, mobil 44 persen, dan elektronik dengan porsi dua persen.



(SAW)