Masih Ada Ruang bagi Rupiah Pertahankan Penguatan

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 17 Mar 2017 09:44 WIB
kurs rupiah
Masih Ada Ruang bagi Rupiah Pertahankan Penguatan
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

‎Metrotvnews.com, Jakarta: Sentimen imbas kenaikan suku bunga The Fed diharapkan masih mampu dipertahankan. Sehingga memberikan kesempatan bagi rupiah terhadap dolar AS (USD) untuk dapat melanjutkan penguatan.

"Meski secara tren dalam satu bulan ini cenderung sideway. Namun, secara intraday perdagangan, masih adanya ruang bagi rupiah untuk terapresiasi setelah The Fed menaikkan suku bunganya," kata Analis Senior dari Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎ dalam keterangan risetnya, Jumat 17 Maret 2017.

Selain itu, Bank Indonesia (BI) yang kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI 7 day Reverse Repo Rate di level 4,75 persen, diharapkan juga turut membantu penguatan rupiah di hari ini.

"Rupiah diprediksi akan bergerak di kisaran support Rp13.365 per USD, sedangkan resisten berada di posisi Rp13.290 per USD," ungkap Reza.

Hingga penutupan perdagangan Kamis 16 Maret 2017, ‎tidak hanya IHSG dan pasar komoditas, pada pasar valas pun juga ikut terkena sentimen positif dari imbas kenaikan suku bunga The Fed. Pasca pengumuman kenaikan suku bunga, pergerakan dari indeks USD berbalik melemah.

"Tampaknya pelaku pasar merespons positif seiring persepsi berkurangnya risiko ketidakpastian di pasar," jelas Reza.

Di sisi lain, lanjut Reza, langkah Tiongkok yang meningkatnya tingkat suku bunga jangka pendeknya direspon dengan kenaikan mata uang yuan, sehingga berimbas pada terapresiasinya sejumlah mata uang Asia terhadap USD dan juga direspona positif oleh rupiah.


(AHL)