Mengiringi Bursa Global, IHSG Menguat Tipis

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 13 Sep 2017 09:18 WIB
ihsg
Mengiringi Bursa Global, IHSG Menguat Tipis
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini dibuka menguat tipis. Penguatan IHSG seiring dengan sentimen bursa global.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 61,49 poin atau 0,28 persen menjadi 22.118,86. Sementara indeks S & P 500 menguat 8,37 poin atau 0,34 persen menjadi 2.496,48. Serta indeks Nasdaq Composite naik 22,02 poin atau 0,34 persen menjadi 6.454,28.

Pantauan Metrotvnews.com, Rabu 13 September 2017, IHSG dibuka menguat 4,138 poin atau setara 0,07 persen ke posisi 5.876. Pada bel pembukaan, IHSG berada di level 5.860.

Volume perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 356,7 juta lembar saham senilai Rp151,9 miliar. Sebanyak 92 saham menguat, 56 saham melemah, 79 saham stagnan, dan terjadi 11.496 kali frekuensi.

Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 terpantau menguat 0,53 poin atau setara 0,1 persen ke posisi 978. Sedangkan indeks saham syariah JII melemah 0,81 poin atau setara 0,1 persen ke 744.

Pagi ini, sektor agri menjadi yang paling menguat sebesar 10,14 poin. Sedangkan sektor infrastruktur dan manufaktur harus puas berada di zona merah dengan masing-masing melemah 0,84 poin dan 0,27 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp325 ke Rp65.900, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menguat Rp275 ke Rp50.875, dan  PT Margha Abinhaya Abadi Tbk (MABA) naik Rp180 ke Rp2.060.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp175 ke Rp31.425, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) merosot Rp125 ke Rp10.325, dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp100 ke Rp12.075.

"IHSG kami perkirakan bergerak menguat seiring sentimen bursa global, serta mayoritas indeks regional Asia," demikian prediksi Samuel Research Team dalam hasil risetnya Rabu 13 September 2017.

Mereka mengatakan, dari domestik hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis kemarin, menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK sebesar 68,3 persen, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, sehingga menambah respons positif di pasar saham.


(AHL)