BCA Salurkan Kredit Rp433 Triliun di Semester I-2017

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 27 Jul 2017 19:36 WIB
bca
BCA Salurkan Kredit Rp433 Triliun di Semester I-2017
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. MI/Adam Dwi.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk atau BCA mencatatkan outstanding kredit sebesar Rp433 triliun sampai dengan akhir Juni 2017. Tumbuh 11,9 persen pertumbuhan kredit BCA didorong oleh kredit di sektor korporasi dan konsumer.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, kredit korporasi tumbuh 18,7 persen menjadi Rp160,7 triliun. Ini sejalan dengan permintaan kredit yang lebih tinggi pada periode April sampai dengan Juni 2017.

"Total kredit konsumer mencatat pertumbuhan sebesar 18,4 persen secara year on year menjadi Rp124,5 triliun," kata Jahja dalam konferensi pers di Hotel Indonesia Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 27 Juli 2017.

Pada portofolio kredit konsumer, kredit pemilikan rumah tumbuh 21,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp75,3 triliun. Kenaikan ini dipengaruhi penawaran produk dengan suku bunga yang kompetitif pada periode Februari sampai dengan April 2017.

Kredit kendaraan bermotor meningkat 12,2 persen mencapai Rp32,8 triliun, kartu kredit meningkat 18 persen dan tercatat Rp11,1 triliun pada akhir Juni 2017. Adapun kredit komersial dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tumbuh 1,2 persen menjadi Rp148,3 triliun sejalan dengan adanya pelunasan fasilitas kredit modal kerja.

Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tercatat 1,5 persen atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1,4 persen. Cadangan kredit perseroan tercatat Rp12,5 triliun atau meningkat 23,7 persen dibandingkan posisi pada periode Semester I-2016.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 16,7 persen menjadi Rp572,2 triliun pada akhir Juni 2017, di mana dana giro dan tabungan (CASA) berkontribusi 74,6 persen terhadap total DPK. Dana CASA meningkat 12 persen mencapai Rp426,9 trilin pada periode tersebut.

"Pada portofolio CASA, dana giro meningkat 23,5 persen menjadi Rp148,6 triliun sedanhkan dana tabungan tumbuh 6,7 persen menjadi Rp278,3 triliun. Dana deposito tumbuh lebih tinggi sebesar 33 persen mencapai Rp145,3 triliun pada akhir Juni 2017," pungkasnya.


(SAW)