IPO, CSIS Bidik Dana Segara hingga Rp198,72 Miliar

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 17 Apr 2017 21:03 WIB
ipo
IPO, CSIS Bidik Dana Segara hingga Rp198,72 Miliar
Illustrasi. ANTARA/Rosa Panggabean.

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎PT Cahaya Sakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) memiliki rencana untuk mencari modal segar lewat penawaran umum perdana saham (IPO) di pasar modal Indonesia. Langkah itu akan dilakukan di semester I-2017.

Langkah IPO, CSIS‎ siap menawarkan sebanyak-banyaknya 207.000.000 saham baru kepada publik di harga Rp650-960 per saham. Artinya, dengan penawaran harga tersebut, maka dana segar yang diperoleh perseroan bisa mencapai Rp134,55 miliar sampai Rp198,72 miliar.

Demi memuluskan perjalanan IPO, pe‎megang merek dagang furnitur Plano ini telah menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter).

"Targetnya saham ini akan dibeli investor domestik, ritel, dan institusi. Minggu ini, kita akan roadshow. Kita fokuskan ke investor institusi, ritel lebih kecil," ungkap ‎Direktur Ciptadana Sekuritas Asia John Herry Teja dalam keterangan tertulisnya, Senin 17 April 2017.

‎Sesuai rencana yang ada, menurut Direktur Cahaya Sakti Investindo Sukses Lukas Maulana Jusuf, dana segar yang didapat perseroan lewat jalur IPO, setidaknya 78 persenya akan digunakan untuk modal kerja, sebesar 10 persen untuk pembayaran sebagai pokok utang.

"Dan sisanya sebanyak 12 persen untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan," tutur Lukas Maulana Jusuf.

Untuk masa penawaran awal akan berlangsung dari 17-26 April 2017. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit pada 28 April 2017. Adapun masa penawaran umum dijadwalkan akan berlangsung dari 3-5 Mei 2017 dan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia pada 10 Mei 2017.

CSIS berdiri pada 1995. Sejak 2005 perseroan mengkhususkan usahanya dalam bidang proyek atau kontraktor untuk pekerjaan furnitur custom made untuk interior. Pada 2015, Perseroan mulai mengembangkan bisnisnya ke bidang konstruksi umum. Sejumlah proyek konstruksi yang telah dibangun adalah Hotel Olympic Renotel dan Condotel Olympic.

Selanjutnya, pada 2016, CSIS mulai merambah usaha dalam bidang pengembangan properti melalui entitas anaknya yaitu PT Olympic Bangun Persada. ‎Adapun proyek properti yang akan dikembangkan yaitu kawasan CBD seluas 30 hektar di pusat kota Bogor yang dibagi menjadi 3 tahap.


(SAW)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

2 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA