IHSG Meroket ke Level 5.664

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 21 Apr 2017 16:23 WIB
ihsg
IHSG Meroket ke Level 5.664
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Fanny Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) makin perkasa hingga penutupan perdagangan akhir pekan ini.

Pantauan Metrotvnews.com, Jumat 21 April 2017, IHSG melejit 69,169 poin atau setara 1,236 persen ke posisi 5.664. Saat bel pembukaan, IHSG sempat berada di level 5.600 dan menyentuh level tertingginya di 5.664.

Adapun volume perdagangan saham sore ini ditutup sebanyak 10,3 miliar lembar senilai Rp8,7 triliun. Sebanyak 183 saham menguat, 136 saham melemah, 117 saham stagnan, dan terjadi 246.290 kali frekuensi.

Indeks saham unggulan LQ45 terpantau naik 15,47 poin atau setara 1,7 persen ke posisi 938. Sementara indeks syariah JII menguat 21,38 poin atau setara 3,0 persen ke posisi 739.

Beberapa sektor masih kokoh berada di jalur hijau, di mana penguatan paling tinggi dipegang oleh infrastruktur sebesar 47,10 poin. Sementara agri dan pertambangan masing-masing melemah 21,55 poin dan 9,36 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) menguat Rp775 ke Rp14.125, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp625 menjadi Rp64.200, serta PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp575 ke Rp9.150.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melemah Rp900 ke Rp18.800, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp475 menjadi Rp26.925, serta PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) merosot Rp300 ke Rp14.500.




Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ memperkirakan hari ini indeks masih bertahan di fase konsolidsi wajar, meski dalam jangka panjang tetap berada dalam tren kenaikan.

"Untuk jangka panjang, laju IHSG terlihat berada dalam jalur uptrend. Dalam jangka pendek terlihat di rentang konsolidasi wajar," jelas William.

Menurut dia, ‎sejauh ini indeks masih menunjukkan pola penguatan, walaupun masih dalam kategori terbatas. Tapi, hari ini indeks memiliki potensi menguat.

Po‎tensi kenaikan tersebut ditopang oleh support di level 5.576 yang terlihat masih terjaga dengan baik dan capital inflow sebagai salah satu penunjang penguatan. "Saat ini IHSG memiliki target resisten terdekat di level 5.705," tutur William.


(AHL)