IHSG dan Rupiah Ditutup Anjlok

   •    Senin, 10 Dec 2018 16:51 WIB
ihsgkurs rupiah
IHSG dan Rupiah Ditutup Anjlok
Illustrasi. MI/Susanto.

Jakarta: Pada hari ini perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan mata uang rupiah anjlok. IHSG dan rupiah turun dari perdagangan pagi sampai dengan penutupan akhir pada hari ini. 

IHSG ditutup minus 15 poin dengan berada pada 6.111,36 pada Senin 10 Desember 2018. Volume perdagangan mencapai 5,7 miliar lembar saham dengan nilai sebesar Rp4,6 triliun. Sebanyak 144 saham naik, 275 saham turun, dan 123 saham tak diperdagangkan. 

Indeks JII melemah 1,87 poin. LQ45 melemah 2,60 poin. Semua sektor memerah yang dipimpin oleh sektor aneka industri dan hanya perkebunan dan industri dasar yang naik. 

Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, di tengah gejolak harga komoditas, memasuki pertengahan bulan Desember IHSG akan bergerak menguat. 

Kemudian mata uang rupiah melemah 73 poin dengan  berada pada RP14.553per USD menurut Bloomberg pada penutupan perdagangan hari ini. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah berada pada Rp14.550 atau melemah 85 poin. Bank Indonesia (BI) mencatat mata uang rupiah naik dengan berada pada Rp14.517 per USD. 

Senior Analyst CSA Research Reza Priyambada mengatakan berbalik menguatnya laju rupiah juga turut didukung oleh kembali melemahnya laju USD seiring perkiraan melambatnya pertumbuhan data penyerapan pekerjaan (nonfarm payrolls) di AS.  Reza menuturkan rupiah bakal melanjutkan ke level penguatan dan bergerak positif. 

"Diharapkan adanya pelemahan ini masih dapat berlanjut dan rupiah mampu memanfaatkan pelemahan USD untuk kembali bergerak positif," ujar dia.



(SAW)