Rupiah Pagi Menguat ke Rp13.498/USD

Angga Bratadharma    •    Rabu, 11 Oct 2017 08:45 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Menguat ke Rp13.498/USD
Seorang nasabah menunjukkan uang kertas rupiah baru tahun emisi 2016 (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.512 per USD. Sentimen positif diharapkan bisa terus berdatangan dan memberi kekuatan bagi rupiah untuk tidak melemah.

Mengutip Bloomberg, Rabu 11 Oktober 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp13.498 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.494 per USD hingga Rp13.522 per USD dengan year to date return di minus 0,29 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.306 per USD.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 69,61 poin atau 0,31 persen menjadi berakhir di 22.830,68 poin, mencatat rekor penutupan. Sementara indeks S&P 500 ditutup naik 5,91 poin atau 0,23 persen menjadi 2.550,64 poin, dan indeks Komposit Nasdaq naik 7,52 poin atau 0,11 persen menjadi ditutup di 6.587,25 poin.

Perolehan laba emiten pada kuartal ketiga diperkirakan meningkat 4,9 persen dari tahun ke tahun, menurut data dari Thomson Reuters. Sementara pendapatan para emiten kuartal ketiga diperkirakan akan meningkat 4,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Beberapa perusahaan besar di sektor keuangan dijadwalkan untuk melaporkan hasil kuartalan minggu ini, termasuk BlackRock, Citigroup, Bank of America dan Wells Fargo. Dalam berita perusahaan, raksasa ritel Wal-Mart mengumumkan pembelian kembali sahamnya senilai USD20 miliar.

Perusahaan tersebut juga mengatakan mereka memperkirakan akan menambah 1.000 lokasi penjemputan bahan pangan secara online di gerai-gerai AS pada tahun fiskal 2019. Selain itu, komponen Dow tersebut memperkirakan pertumbuhan unit global sekitar 280, termasuk unit baru yang diperluas dan direlokasi, untuk setiap tahun fiskal 2018 dan 2019.

Saham Wal-Mart melonjak 4,47 persen menjadi USD84,13 per lembar. Komponen Dow lainnya, Pfizer mengatakan bahwa mereka sedang memikirkan untuk menjual atau memisahkan bisnis perawatan kesehatan konsumennya, yang menghasilkan USD3,4 miliar dalam penjualan tahunannya.


(ABD)