Pascakebakaran, Megapolitan Developments Tunjuk Waskita Karya untuk Renovasi

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 13 Oct 2017 16:00 WIB
megapolitan development
Pascakebakaran, Megapolitan Developments Tunjuk Waskita Karya untuk Renovasi
Pascakebakaran, Megapolitan Developments Tunjuk Waskita Karya untuk Renovasi. (FOTO: dokumentasi Megapolitan)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) menunjuk tiga konsultan independen guna mengawal proses perbaikan seluruh bangunan yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi Kamis malam 4 Oktober lalu.

Penunjukkan tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran komprehensif serta masukan konstruktif agar bangunan milik perseroan dapat kembali beroperasi lebih baik dari sebelumnya.

"Kita menunjuk Davy Sukamta & Partners sebagai konsultan pembangunan yang mengawasi konstruksi struktur, Arnan Pratama Consultant sebagai konsultan pembangunan yang mengawasi mechanical and electrical, dan PT Arkonin sebagai konsultan Manajemen Konstruksi yang kemudian akan mengawasi pelaksanaan oleh para kontraktor," ujar Managing Director EMDE Ronald Wihardja, dalam siaran persnya, Jumat 13 Oktober 2017.

Selain itu, perseroan juga menunjuk PT Waskita Karya Tbk (ESKT) yang sebelumnya sebagai pelaksana proyek untuk melaksanakan perbaikan atau renovasi yang disarankan oleh para konsultan pembangunan yang independen sehingga pekerjaan mampu dilakukan secara optimal.

"PT Waskita Karya juga berperan penting membantu kami dalam melewati masa sulit ini. Dari sini kami berharap para konsultan akan mampu bekerja lebih optimal dan lebih cepat," jelasnya.

Menurut dia, perseroan percaya bahwa dengan penunjukkan para konsultan independen ini, maka akan menjawab pertanyaan publik atas status keamanan dan kenyamanan bangunan Cinere Bellevue Suites dan Cinere Bellevue Mall setelah masa pemulihan.

"Bagi Megapolitan Developments, keamanan dan kenyamanan semua konsumen menjadi prioritas utama. Kami menyadari penuh dan berkomitmen untuk memberikan konsumen kami yang terbaik, termasuk nantinya terkait status keamanan dan kenyamanan," tutupnya.


(AHL)