PayTren Aset Manajemen Bidik 2 Juta Investor Baru

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 05 Jun 2018 12:45 WIB
paytren
PayTren Aset Manajemen Bidik 2 Juta Investor Baru
Peluncuran reksa dana PayTren di BEI. (FOTO: Medcom.id/Faisal)

Jakarta: Perusahaan Manajer Investasi (MI) ‎syariah milik Yusuf Mansur, PT PayTren Aset Manajemen (PAM) membidik dua juta investor baru yang bisa dirangkul. Saat ini jumlah Investor PAM baru sebanyak 4.500 orang, dengan total dana kelolaan reksa dana hanya sebesar Rp50 miliar.

Founder dan Komisaris PayTren Yusuf Mansur menyatakan, PayTren sudah meluncurkan dua produk reksa dana yakni Reksa Dana Safa dan Reksa Dana Falah. Kedua reksa dana diluncurkan untuk banyak merangkul pelaku pasar. Demi mencapai target dua juta investor.

Dia mengatakan reksa dana yang diluncurkan terbilang kecil. Karena, perusahaan menyasar investor yang tidak berskala besar.

"Ini reksa dana recehan, orang kecil untuk punya reksa dana susah banget, misal registrasi enggak gampang, punya SID (Single Investor Indentification) susah banget, makanya kita hadir," ucap Yusuf Mansur, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

Yusuf Mansur optimistis produk reksa dana yang dikeluarkan perusahaannya akan diterima baik oleh semua kalangan. ‎"Saya dengan teman-teman memang belum mau masuk ke pasar yang raksasa, kita main di receh, karena itu kita punya Dana Safa dan Dana Fala yang harganya sangat terjangkau cuma Rp100 ribu," tutur Yusuf Mansur.

PAM resmi meluncurkan PayTren Online Reksadana (‎PayOR‎). Produk ini bisa membuat nasabah perusahaan melakukan transaksi reksa dana syariah PAM yang berbasis online.

"S‎ebagai Manajer Investasi Syariah pertama di Indonesia dalam memasarkan Reksa Dana yang dikelola, tidak ketinggalan menggunakan fasilitas fitur pembelian secara online, yang terdapat pada laman www.paytren-am.co.id," tambah D‎irektur Utama dan CEO PT PayTren Aset Manajemen (PAM) Ayu Widuri‎.

Ayu menjelaskan fitur ini diciptakan untuk memudahkan calon investor terutama individual yang akan menjadi investor Reksadana Syariah PAM. Fitur ini dilengkapi dengan akses langsung ke Kementerian Dalam Negeri Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dalam proses verifikasi data calon investor.

"Ini membuat fitur PayOR dapat memproses data investor untuk mendapatkan SID number ke PT Kustodian Sentrak Efek Indonesia (KSEI) menjadi lebih cepat," terang Ayu.

‎Dengan menu pengisian data registrasi, menurut dia, maka calon investor sangat simpel membuat proses registrasi dan transaksi investor sangat mudah digunakan (user friendly). "‎Membeli Reksadana Syariah PAM semudah membeli barang secara online," jelas Ayu Widuri.

Perusahaan meluncurkan produk tersebut dengan melihat kesadaran masyarakat pemodal mengenai investasi syariah sedang tumbuh pesat. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata tahunan pertumbuhan dana kelolaan reksa dana sejak 10 tahun terakhir naik dua kali lipat ‎pertumbuhan rata-rata tahunan dana kelolaan reksa dana nonsyariah.

 


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA