Promo dan Gandeng Pengembang

BTN Kebut Penyaluran KPA Rp748 Miliar

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 09 Aug 2018 14:29 WIB
btn
BTN Kebut Penyaluran KPA Rp748 Miliar
Direktur BTN Budi Satria. Dok:BTN.

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau Bank BTN mengebut penyaluran Kredit Kepemilikian Aparteman (KPA). Tahun ini BTN memasang target penyaluran KPA baik subsidi maupun nonsubsidi sebesar Rp748 miliar.

Direktur BTN Budi Satria mengatakan sejumlah strategi dilakukan BTN untuk mengejar target di antaranya menggandeng pengembang besar yang agresif membangun hunian vertikal seperti BUMN Karya, PT PP Urban, Perumnas, dan Adhi Karya Grup  

"Awal tahun ini kami komitmen untuk ikut pembiayaan apartemen dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), dan kami menjalin kemitraan dengan para pengembang apartemen yang banyak membidik segmen menengah," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 Agustus 2018.

Untuk memperkuat penyaluran KPA itu, lanjut Budi, BTN siap menawarkan pembiayaan KPA subsidi dengan sekama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang akan disalurkan semester II ini.

Segmen yang dibidik BTN juga sesuai dengan proyek PP Urban yang sedang giat mengembangkan apartemen dengan harga sekitar Rp200 juta di wilayah Serpong sebanyak 1.700 unit dan di Teluk Jambe Karawang sebanyak 2.600 unit.

"Porsi pembiayaan KPA masih lebih kecil dibandingkan KPR namun seiring dengan menyempitnya lahan dan gaya hidup urban yang semakin digemari. Kami optimistis KPA dapat terus meningkat permintaannya," ujar Budi.

Menurutnya, pengembangan kerja sama dengan para pengembang hunian vertikal dapat mempercepat target Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah.

Selain memastikan pasokan hunian berkualitas, BTN juga memastikan skema KPA yang memudahkan masyarakat. Adapun, promo terbaru yang diberikan BTN untuk mendongkrak penjualan PP Urban adalah Promosi Bebas Merdeka yang menawarkan bunga KPA sebesar 8,25 persen flat selama tiga tahun.

Proses akad KPA pun dibuat mudah dengan membayar booking fee, tanpa biaya provisi, dan biaya administrasi. Sementara promo KPR yang sedang berjalan adalah KPR Bebas Merdeka yang berlaku sepanjang Agustus ini, diantaranya bebas bayar pokok angsuran selama dua tahun, diskon biaya provisi, dan administrasi sebesar 73 persen.

Targey KPA yang dipatok perseroan lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu yang mencapai Rp685 miliar. Sementara itu per Juni 2018, penyaluran KPA masih sebesar Rp395 miliar atau sekitar 52 persen dari target. Angka pencapaian penyaluran KPA per Juni 2018 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp257 miliar.


(SAW)


Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki
Di Tengah Krisis

Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki

8 hours Ago

Pejabat Turki mengatakan Qatar telah menjanjikan investasi senilai USD15 miliar berupa investas…

BERITA LAINNYA