Sentuh Level 5.819, IHSG Melesat 45 Poin

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 12 Jul 2017 16:18 WIB
ihsg
Sentuh Level 5.819, IHSG Melesat 45 Poin
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini terus menanjak.

Pantauan Metrotvnews.com, Rabu 12 Juli 2017, IHSG melesat 45,806 poin atau setara 0,793 persen ke posisi 5.819. Pada pembukaan saham pagi tadi IHSG sempat dibuka ke 5.771.

Volume perdagangan saham hingga sore ini dibukukan sebanyak 16,9 miliar lembar senilai Rp5,3 triliun. Sebanyak 214 saham menguat, 113 saham melemah, 106 saham stagnan, dan terjadi 279.888 kali frekuensi.

Adapun indeks saham unggulan LQ45 tercatat menguat 9,55 poin atau setara 1,0 persen ke posisi 976. Sementara itu, indeks saham syariah JII naik 4,40 poin atau setara 0,6 persen ke 747.

Sore ini, seluruh sektor berada di zona hijau, di mana penguatan tertinggi dipegang dari sektor konsumer sebesar 29 poin. Disusul sektor pertambangan yang menguat 22,7 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melonjak Rp2.375 menjadi Rp78.200, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) menguat Rp800 ke Rp8.000, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp800 ke Rp48.300.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) melemah Rp260 ke Rp1.650, PT Supreme Cable Mnfctrg & Commerce Tbk (SCCO) turun Rp250 ke Rp8.500, dan PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) merosot Rp175 ke Rp5.625.




‎Kepala Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas, William Suryawijaya‎ mengatakan indeks sepanjang hari ini akan melanjutkan proses kenaikan. Hal itu terlihat rentang gerak indeks masih bergerak dalam konsolidasi wajar dengan potensi penguatan yang penguatan cukup besar.

"Mengingat, dalam rentang jangka panjang IHSG terlihat nyaman berada dalam jalur uptrend," ucap William.

Peningkatan indeks, William menyebutkan, akan dibantu oleh rilis data perekonomian ‎tentang consumer confidence yang diprediksi terjadi peningkatan.

"Indeks masih memiliki ‎support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.747, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 5.852," ungkap William.


(AHL)