Imbal Hasil SUN Masih Mengalami Kenaikan

Angga Bratadharma    •    Jumat, 21 Apr 2017 10:02 WIB
surat utangobligasi
Imbal Hasil SUN Masih Mengalami Kenaikan
Seorang petugas menata tumpukan uang kertas (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) lebih dovish dan imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) masih mengalami kenaikan. Imbal hasil global terlihat masih mengalami penguatan tetapi hanya mencerminkan normalisasi dari penurunan signifikan yang terjadi sebelumnya akibat turunnya ekspektasi kenaikan FFR target serta permintaan aset safe haven.

"Dari domestik, imbal hasil SUN terlihat masih naik pada perdagangan Kamis, bersamaan dengan pelemahan rupiah serta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)," kata Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Hasil Pilkada putaran II dipercaya menyumbang sentimen negatif walaupun diperkirakan segera memudar. BI yang mempertahankan BI RR rate di 4,75 persen terihat tidak lebih khawatir terhadap ancaman inflasi dan di sisi lain, lebih pesimistis terhadap pertumbuhan.

"Hal itu bisa dibaca sebagai pesan bahwa urgensi pengetatan moneter, sudah berkurang," ungkap Rangga.

Di sisi lain, dolar Amerika Serikat (USD) masih mengalami pelemahan dan FOMC meeting akan dilakukan di awal Mei. Dolar index masih bertahan di bawah 100 walaupun penurunannya mulai tertahan. Sejauh ini, Amerika Serikat (AS) terus memacu aktivitas perekonomian agar tumbuh lebih maksimal.

Rangga Cipta mengatakan, risiko geopolitik serta memburuknya situasi keamanan di Eropa mulai menumbuhkan kembali permintaan atas aset safe haven. Mendekati FOMC meeting di awal Mei 2017, belum ada pertanda perbaikan signifikan data ekonomi AS sehingga peluang kenaikan FFR target saat ini masih rendah

"Imbal hasil UST 10 tahun yang stabil di level rendah 2,2 persen mengkonfirmasi harapan pengetatan yang telah turun. Malam nanti ditunggu indeks manufaktur AS yang diperkirakan turun," kata Rangga.


(ABD)

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

11 hours Ago

Penerapan kebijakan HET yang dikeluarkan Kemendag dinilai akan menjadi panduan konsumen dalam m…

BERITA LAINNYA