Kredit Macet BTN Turun jadi 2,6%

Desi Angriani    •    Selasa, 13 Feb 2018 16:48 WIB
btn
Kredit Macet BTN Turun jadi 2,6%
Direktur Utama BTN Maryono. ANT/Prasetyo Utomo..

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mencatat penurunan rasio kredit bermasalah atau non performing loan ( NPL) turun dari 2,84 persen di Desember 2016 menjadi sebesar 2,66 persen per Desember 2017. Hal tersebut sejalan dengan tren penurunan rasio kredit perbankan secara nasional pada akhir 2017.

Direktur Utama Bank BTN Maryono menuturkan angka kredit bermasalah mayoritas turun di segmen komersial karena perbankan terus melakukan restrukturisasi dan konsolidasi. 

"NPL gross perseroan pun tercatat hanya sebesar 2,66 persen per Desember 2017. Turun trennya, bank nasional arah yang sama," katanya dalam sebuah jumpa pers di Menara Bank BTN Jakarta, Selasa 13 Februari 2018.

Sementara rasio kredit bermasalah nett Bank BTN pada Desember 2017 berada di level 1,66 persen atau membaik dari 1,85 persen pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, laju positifnya  penyaluran kredit turut meningkatkan aset Bank BTN sebesar 22,04 persen  (yoy) dari Rp214,16 triliun menjadi Rp261,36 triliun pada akhir 2017. 

“Aset BTN saat ini telah mencapai Rp261,36 triliun dan sebentar lagi kami optimistis target bank terbesar ke-5 berdasarkan aset akan terpenuhi,” kata Maryono. 

Adapun BTN membidik pertumbuhan aset sebesar 20 persen, pinjaman sebesar 22-24 persen dan DPK 19-22 persen. Maryono juga menargetkan bank yang dinahkodainya tersebut mencatatkan pertumbuhan laba bersih di atas 25 persen tahun ini.

"Saya yakin target akan tercapai selaras dengan prediksi pergerakan sektor properti yang positif ditopang angka kebutuhan rumah yang masih tinggi serta pertumbuhan ekonomi yang membaik disumbang pesta demokrasi dan ajang olahraga internasional Asian Games 2018,” ungkap Maryono. 


(SAW)


Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

14 hours Ago

Pailitnya Sariwangi menjadi salah satu berita yang cukup mengejutkan. Padahal, Sariwangi telah …

BERITA LAINNYA