Rupiah Pagi Unjuk Gigi di Rp14.542/USD

Angga Bratadharma    •    Kamis, 13 Dec 2018 08:48 WIB
kurs rupiah
Rupiah Pagi Unjuk Gigi di Rp14.542/USD
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terlihat bertahan di jalur penguatan dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.597 per USD. Intervensi yang dilakukan Bank Indonesia (BI) mampu membuat rupiah tidak terpuruk lebih dalam dan justru mempertahankan diri di area positif.

Mengutip Bloomberg, Kamis, 13 Desember 2018, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.542 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.542 hingga Rp14.555 per USD dengan year to date return di 7,33 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.313 per USD.

Sementara itu, kurs USD memperpanjang pelemahannya di akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor bertaruh bahwa Perdana Menteri Inggris Teresa May akan bertahan dari mosi tidak percaya dalam Partai Konservatif.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1365 dibandingkan dengan USD1,1326 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2632 dibandingkan dengan USD1,2528 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7219 dibandingkan dengan USD0,7205.

Kemudian USD dibeli 113,21 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 113,39 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD tidak berubah didekat 0,9928 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9928 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3350 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3396 dolar Kanada.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 157,03 poin atau 0,64 persen, menjadi berakhir di 24.527,27 poin. Indeks S&P 500 naik 14,29 poin atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 2.651,07 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 66,48 poin atau 0,95 persen lebih tinggi, menjadi 7.098,31 poin.

Saham Caterpillar dan Boeing, perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, masing-masing naik 1,73 persen dan 1,45 persen pada penutupan, berada di antara peraih keuntungan terbesar dalam indeks Dow Jones.


(ABD)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

7 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA