Imbal Hasil Surat Utang Negara Diprediksi Tumbang

   •    Senin, 15 Oct 2018 13:02 WIB
surat utangobligasi
Imbal Hasil Surat Utang Negara Diprediksi Tumbang
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)

Jakarta: Imbal Hasil Surat Utang Negara (SUN) seri acuan 10 tahun diprediksi bergerak turun didorong oleh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), dan stabilnya imbal hasil surat utang Pemerintah Amerika Serikat (AS).

"Imbal hasil SUN 10 tahun kemungkinan bergerak di rentang 8,50-8,76 persen," kata Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin, 15 Oktober 2018.

Sementara itu, imbal hasil surat utang Pemerintah AS jangka menengah (10 tahun) dan panjang di AS (30 tahun) pada Jumat malam masing-masing naik tipis satu bps ke level 3,15 persen dan 3,32 persen. Naiknya imbal hasil surat utang Pemerintah AS didorong keyakinan investor bahwa pasar saham AS masih dapat lanjutkan penguatan tahun ini.

"Harga minyak dan gas dorong penguatan imbal hasil surat utang Pemerintah AS," tuturnya.

Di sisi lain, ia memproyeksikan gerak rupiah menguat hari ini jelang rilis data neraca perdagangan di September. Defisit neraca perdagangan diperkirakan menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya menjadi USD500 juta atau kemungkinan dapat mencatatkan surplus.

"Ekspor September diperkirakan tumbuh 7,3 persen (yoy) dan impor tumbuh 24,3 persen (yoy). Data neraca perdagangan September tersebut diperkirakan memberi sentimen positif bagi rupiah hari ini. Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp15.150 hingga Rp15.200 per USD," kata Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

 


(ABD)