Adhi Karya Optimistis Target Kontrak Baru 2018 Tercapai

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 29 Nov 2018 20:26 WIB
adhi karya
Adhi Karya Optimistis Target Kontrak Baru 2018 Tercapai
Ilustrasi. (FOTO: dok Adhi Karya)

Jakarta: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) optimistis target kontrak baru hingga akhir tahun sebesar Rp23,3 triliun tercapai meski realisasi hingga 23 November 2018 baru sebesar 54 persen atau Rp12,6 triliun.

"Realisasi Rp12,6 triliun tidak termasuk proyek yang kita dapat November kemarin Rp2,1 triliun," sebut Direktur Keuangan Adhi Karya Enthus Asnawi Mukhson usai public expose di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis, 29 November 2018.

Berdasarkan data perusahaan, kontrak baru perusahaan didominasi lini bisnis konstruksi dan energi sebesar 90 persen. Lalu, properti sebesar delapan persen.

Sementara untuk segmentasi sumber pendanaan, realisasi pendanaan kontrak baru didominasi oleh swasta sebanyak 46 persen, BUMN sebesar 28 persen, dan sumber dari pemerintah sebesar 26 persen.

Sedangkan dari tipe pekerjaannya, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek gedung sebesar 62 persen, proyek jalan dan jembatan sebesar 21 persen, dan proyek infrastruktur ainnya sebesar 17 persen.

Enthus mengatakan perusahaan yakin target kontrak baru akan tercapai lantaran sudah ada beberapa tender yang akan diselesaikan dalam waktu dekat. Tender tersebut berupa kontrak proyek infrastruktur sebesar Rp1,49 triliun dan proyek EPC senilai Rp676,5 miliar. Jika tender itu ditotalkan maka jumlah tambahan kontrak baru sebesar Rp2,1 triliun.

Selain itu, lanjut dia, perusahaan konstruksi pelat merah itu juga akan menandatangani proyek-proyek yang terdapat dalam pipeline. Nilai proyek tersebut mencapai Rp10,6 triliun.

Adapun secara rinci kontrak-kontrak proyek tersebut adalah kontrak pembangunan Jalan Tol Aceh-Sigli sepanjang 74 km dengan nilai proyek tersebut sebesar Rp8,4 triliun, proyek Jalan Tol Dalam Kota Enam Ruas senilai Rp1,4 triliun, dan revitalisasi Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta dengan nilai Rp800 miliar.

Dengan demikian, perseroan telah melebihi target perolehan kontrak baru yakni sebesar Rp25,3 triliun. "Itu kalau ditotal Rp10,7 triliun dan ditambah Rp2,1 triliun jadi target kita bisa tercapai," ujar dia.

Pencapaian kinerja keuangan Adhi Karya hingga September 2018 mengantongi laba bersih sebesar Rp335 miliar, meningkat 63,6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yakni Rp205 miliar. Peningkatan laba bersih tersebut salah satunya didukung dari perolehan pendapatan usaha sebesar Rp9,43 triliun, meningkat 8,2 persen pada periode yang sama di 2017 sebesar Rp8,71 triliun.


(AHL)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

16 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA