BTN-SMF Terbitkan EBA-SP SMF-BTN04 Senilai Rp2 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 09 Mar 2018 09:46 WIB
btnsarana multigriya finansial
BTN-SMF Terbitkan EBA-SP SMF-BTN04 Senilai Rp2 Triliun
Jajaran direksi BTN dan SMF. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF melakukan kerja sama sekuritisasi aset KPR dengan menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP SMF-BTN04) senilai Rp2 triliun. EBA-SP SMF-BTN04 dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan EBA-SP SMF-BTN04 masing-masing dibagi dalam tiga seri yaitu EBA seri A1 senilai Rp700 miliar, EBA seri A2 senilai Rp1,124 triliun, dan EBA seri B senilai Rp176 miliar. Suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 suku bunga tujuh persen dan Seri A2 suku bunga 7,5 persen di mana EBA-SP seri A ini mendapatkan rating id AAA.

"Rencananya hasil sekuritisasi ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan perumahan yang menjadi core business perseroan guna menyukseskan Program Satu Juta Rumah. Program perumahan nasional tersebut memerlukan dana jangka panjang yang cukup besar," kata Maryono di Gedung BEI, SCBD, Jakarta, Jumat, 9 Maret 2018.

Dirinya menambahkan pencatatan ini merupakan peran aktif SMF dan BTN dalam mendukung pertumbuhan Pasar Pembiayaan Perumahan di Indonesia untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia.

Pada transaksi tersebut, SMF berperan sebagai penerbit, arranger, dan pendukung kredit. Sedangkan BTN, dalam hal ini  berperan sebagai kreditur asal dan sebagai penyedia jasa (servicer), serta Bank BRI sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian.

Transaksi sekuritisasi KPR melalui skema EBA-SP ini adalah yang keempat bagi BTN. Menurut Maryono, produk EBA cukup digemari oleh para investor karena merupakan produk investasi yang aman dan menguntungkan dengan agunan aset KPR yang nilainya terus naik.

Maryono mengungkapkan BTN bersama SMF telah menginisiasi transaksi Sekuritisasi KPR sejak tahun 2009. Total sekuritisasi KPR yang telah diterbitkan sampai dengan saat ini dengan skema KIK EBA maupun EBA SP mencapai  Rp9,655 triliun. Dengan skema EBA-SP sebesar Rp4,2 triliun. Sementara sisanya dengan skema KIK EBA sebesar Rp5,455 triliun.

Transaksi sekuritisasi aset ini, lanjut dia, menunjukkan komitmen BTN sebagai perbankan di Indonesia untuk mempelopori pengembangan pasar modal dan produk EBA yang perlu didukung. Melalui transaksi sekuritisasi ini, BTN dapat memanfaatkannya sebagai sumber dana penyaluran KPR baru sekaligus menjaga rasio kecukupan modal.

"Diharapkan dengan transaksi sekuritisasi ini akan memberikan peluang yang cukup besar bagi BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah, sekaligus dalam rangka mendukung program satu juta rumah yang menjadi program pemerintah saat ini," pungkasnya.

 


(AHL)