IHSG tak Mampu Pertahankan Penguatan di Akhir Perdagangan

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 09 Nov 2017 16:21 WIB
ihsg
IHSG tak Mampu Pertahankan Penguatan di Akhir Perdagangan
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga akhir perdagangan sore ini masih terpantau melemah. IHSG tak mampu mempertahankan kinerjanya.

Pantauan Metrotvnews.com, Kamis 9 November 2017, IHSG ditutup melemah tipis 6,924 poin atau setara 0,114 persen ke posisi 6.042.

Volume perdagangan saham hingga sore ini ditutup sebanyak 8,4 miliar lembar senilai Rp7,3 triliun. Sebanyak 155 saham menguat, 169 saham melemah, 126 saham stagnan, dan terjadi 320.991 kali frekuensi.

Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turun 3,73 poin atau setara 0,4 persen ke posisi 1.004. Sedangkan indeks JII merosot 1,31 poin atau setara 0,2 persen menjadi 734.

Sore ini, seluruh sektor masih bergerak fluktuatif. Adapun sektor yang melemah paling tinggi dipegang dari konsumer. Sementara sektor infrastruktur menjadi yang paling menguat.

Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menguat Rp875 ke Rp5.725, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp725 ke Rp77.250, serta PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) naik Rp290 ke Rp2.780.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) anjlok Rp1.050 ke Rp21.850, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp600 ke Rp10.000, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp400 ke Rp10.100.

 


(AHL)