Pelemahan Mulai Reda, IHSG Masih Bertengger di Zona Merah

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 09 Feb 2018 16:24 WIB
ihsg
Pelemahan Mulai Reda, IHSG Masih Bertengger di Zona Merah
Ilustrasi. (FOTO: MI/Usman Iskandar)

Jakarta: Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sore ini terpantau masih berada di zona merah.

Pantauan medcom.id, Jumat, 9 Februari 2018, IHSG ditutup melemah 39,11 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 6.505. Pada bel pembukaan saham IHSG sempat berada di level 6.491.

Volume perdagangan saham sore ini tercatat sebanyak 11,7 miliar lembar senilai Rp8 triliun. Sebanyak 101 saham menguat, 268 saham anjlok, 90 saham stagnan, dan terjadi 333.351 kali frekuensi.

Sementara itu indeks saham unggulan LQ45 tercatat melemah 5,42 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 1.097. Sedangkan indeks JII turun 3,92 poin atau setara 0,5 persen ke 771.

Sore ini seluruh sektor masih bergerak di zona merah. Adapun sektor yang paling melemah dipegang dari pertambangan sebesar 48,11 poin. Disusul sektor konsumer, manufaktur, dan infrastruktur.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melonhak Rp1.025 ke Rp55.400, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menguat Rp750 ke Rp6.675, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp650 ke Rp21.800.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) anjlok Rp1.950 ke Rp81.200, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp700 ke Rp28.300, serta PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp375 ke Rp10.200.

 


(AHL)