IHSG Pagi Dibuka Menguat 21,50 Poin

Angga Bratadharma    •    Kamis, 15 Feb 2018 09:11 WIB
ihsg
IHSG Pagi Dibuka Menguat 21,50 Poin
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis pagi terlihat melakukan reli dan berhasil berbaris di zona hijau. Sejumlah sentimen yang salah satunya dirilisnya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) diharapkan memperkuat gerak IHSG agar tidak terhempas ke zona merah.


Sumber: IMQ21

IHSG Kamis, 15 Februari 2018, perdagangan pagi dibuka menguat 21,50 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 6.615. Sedangkan LQ45 menguat 5,39 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 1.116 dan JII menguat 0,61 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 782.

Pagi ini, seluruh sektor kompak berbaris di zona hijau. Sektor pertambangan menguat 17,26 poin, sektor keuangan menguat 4,77 poin, sektor infrastruktur menguat 4,72 poin, sektor perdagangan menguat 3,05 poin, dan sektor konsumer menguat 1,81 poin.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 51 juta lembar saham senilai Rp66,2 miliar. Sebanyak 55 saham tercatat menguat, sebanyak delapan saham melemah, sebanyak 27 saham tidak berubah, dan sebanyak 524 saham tidak mengalami perdagangan.


Sumber: IMQ21

Di sisi lain indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 253,04 poin atau 1,03 persen menjadi 24.893,49. Sedangkan S&P 500 meningkat 35,69 poin atau 1,34 persen menjadi 2.698,63. Indeks Nasdaq Composite naik 130,10 poin atau 1,86 persen menjadi 7.143,62.

Untuk perusahaan Tiongkok yang terdaftar di Amerika Serikat, saham raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba melonjak 4,19 persen menjadi menetap di USD186,76. Sementara saham perusahaan teknologi Tiongkok lainnya Baidu melonjak 4,56 persen menjadi ditutup pada USD235,89.

Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 0,5 persen pada Januari di basis yang disesuaikan secara musiman, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Rabu. Selama 12 bulan terakhir, indeks barang semua naik 2,1 persen. Harga konsumen inti naik 0,3 persen pada Januari. Dalam 12 bulan sampai Januari, CPI inti naik 1,8 persen.

 


(ABD)