Demo 2 Desember, Kadin: Bisa Ganggu Pengusaha DKI Jakarta

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 25 Nov 2016 18:42 WIB
investasi
Demo 2 Desember, Kadin: Bisa Ganggu Pengusaha DKI Jakarta
Ilustrasi. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Rencana aksi demo 2 Desember 2016 membuat kondisi Indonesia khususnya Jakarta menjadi kurang kondusif. Hal tersebut ‎menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha dan investor.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan kondisi Jakarta menjadi kurang kondusif karena maraknya aksi demo belakangan ini. Hal tersebut berdampak bagi perjalanan ekonomi di ibu kota.

"‎Kondisi Jakarta akhir-akhir ini yang kurang kondusif akibat aksi demo dan tahapan Pilkada DKI jakarta yang akan menganggur jalannya aktivitas ekonomi dan bisnis di Jakarta," kata Sarman dalam keterangannya, Jumat (25/11/2016).

Jika melihat pada aksi demo 4 November 2016 lalu, Sarman mengaku, hampir 25 ribu kios dan toko tutup di kawasan Tanah Abang, Glodok, Mangga Dua, Gunung Sahari, dan Kelapa Gading. Hal itu menyebabkan kerugian hingga ratusan miliar rupiah, akibat adanya penurunan aktivitas perdagangan.

"Adanya isu demo 2 Desember 2016 ini juga merupakan kekhawatiran bagi pelaku usaha. Apalagi memasuki minggu pertama Desember masyarakat sudah mulai berbelanja untuk keperluan perayaan Natal dan tahun baru, di mana aktivitas perdagangan dan bisnis semakin meningkat," jelas Sarman.

Agar hal tersebut tidak kembali terulang di 2 Desember 2016, Sarman mengharapkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi (pemprov) DKI Jakarta untuk mengambil langkah langkah antisipasi bersama instansi terkait. Dengan demikian pelaku usaha di sektor perdagangan dan jasa tidak merasa khawatir dan dapat beraktivitas secara normal.

"Kita harap agar aparat keamanan dapat memberikan pelayanan yang maksimal, sehingga demo tersebut berlangsung ada jaminan pelaku usaha, agar tidak khawatir dalam menjalankan usaha," tutup Sarman.


(AHL)