Indeks Diperkirakan akan Sulit Terpukul ke Level 4.900

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 21 Sep 2016 08:32 WIB
ihsg
Indeks Diperkirakan akan Sulit Terpukul ke Level 4.900
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di hari kemarin kembali memasuki zona merah. Kendati mengalami pelemahan namun gerak IHSG masih sulit untuk terkoreksi hingga ke level 4.900, sesuai harapan kaum bearish.

Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Wijanarko mengungkapkan bahwa dirinya memandang aksi pembelian kaum bullish pada saham berkapitalisasi besar dan lapis kedua pilihan sukses melawan tekanan jual para pengikut kaum bearish.

"Sehingga, indeks sulit terkoreksi lebih lanjut ke target bearish 5.100 dan 4.900 dan sebaliknya, direkomendasikan akumulasi untuk breakout dari trading range 5.140-5.340 menuju high setahun terakhir di level 5.470," kata Yuganur, dalam seperti dikutip dari keterangan risetnya, di Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Sementara itu, ‎Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ menambahkan, penurunan indeks masih dalam kategori wajar seharusnya bisa dimanfaatkan pelaku pasar sebagai momentum untuk melakukan akumulasi beli terhadap saham-saham pilihan.

Sejauh ini, diakui William, bursa saham dalam negeri menantikan sentimen positif dari pengumuman data-data ekonomi domestik maupun global, lantaran IHSG masih berada di jalur uptrend jangka panjang.  "‎Sehingga, sudah sewajarnya koreksi wajar bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk melakukan akumulasi pembelian bagi investor. Hari ini IHSG berpotensi menguat‎," jelas William.

Belakangan ini, masih kata William, indeks sedang berada dalam rentang konsolidasi sehat dan tekanan yang terjadi masih pada taraf wajar. Level support 5.245 terlihat cukup kuat bertahan, dengan target resisten terdekat berada pada level 5.358.

Mengamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti ‎PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Selain itu, perlu pula mencermati pergerakan saham seperti PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).


(ABD)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA