Tetap Optimistis, Holcim Waspada Situasi Ekonomi yang Bergejolak

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 27 May 2016 15:26 WIB
holcim indonesia
Tetap Optimistis, Holcim Waspada Situasi Ekonomi yang Bergejolak
Jajaran Komisaris beserta Direksi PT Holcim Indonesia Tbk setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. (FOTO: dokumentasi Holcim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mewaspadai kondisi pasar yang masih belum stabil saat ini. Namun demikian, perseroan tak patah arang menghadapi tantangan yang akan datang.

Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk, Gary Schutz, pun optimistis perseroan siap meraih peluang di tengah kondisi yang sedang sulit serta tetap yakin dengan pertumbuhan yang akan datang.

"Selesainya proses akuisisi PT Lafarge Cement Indonesia pada Februari 2016 semakin memperluas kehadiran Holcim Indonesia untuk wilayah Sumatera serta menambah pangsa pasar dan jangkauan kami," tuturnya, dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (27/5/2016).


Jajaran Komisaris beserta Direksi PT Holcim Indonesia Tbk setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Foto: dokumentasi Holcim)

Diakuinya, situasi kelebihan pasokan saat ini menjadi kekhawatiran perusahaan. Sehingga pihaknya berharap rencana Pemerintah terutama di bidang infrastruktur segera terealisasi tepat waktu dan menyeluruh pada tahun ini.

Dia menambahkan, pertumbuhan infrastruktur serta pembangunan kawasan perumahan guna mencapai target pertumbuhan ekonomi sangat penting agar Indonesia lebih siap dan mampu bersaing untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Gary menekankan bahwa akuisisi PT Lafarge Cement Indonesia, merupakan langkah strategis perusahaan guna meningkatkan pangsa pasar serta memperluas keberadaan serta jangkauan Holcim Indonesia dilengkapi dengan pelayanan dengan nilai tambah kepada pelanggan di dua pasar semen terbesar di Sumatera dan Jawa yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

"Akuisisi ini juga sekaligus mengatasi permasalahan kekurangan pasokan yang ada di pasar Sumatera Utara dengan ketersediaan pasokan dari pabrik Tuban di Jawa Timur. Holcim Indonesia juga telah merampungkan pembangunan terminal semen di Lampung untuk melayani wilayah Sumatera Selatan di 2016," jelasnya.

Bagi dividen

Adapun pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2015 yang diselenggarakan Kamis, 26 Mei, para pemegang saham menyetujui laporan keuangan Holcim Indonesia 2015, penunjukkan kembali Dewan Komisaris dan dividen sebesar Rp15 per lembar sahamnya dengan rasio pembayaran sebesar 65 persen.


(AHL)