Mandiri Tidak Bakal Pangkas Pertumbuhan Kredit

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 06 Jun 2018 15:34 WIB
bank mandiri
Mandiri Tidak Bakal Pangkas Pertumbuhan Kredit
Bank Mandiri (MI/Angga Yuniar).

Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyatakan tidak akan memangkas pertumbuhan kredit pada sepanjang tahun ini. Angka pertumbuhan kredit diyakini masih ‎akan berkisar 11 persen hingga 13 persen.

Demikian disampaikan oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto, ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2018. ‎ "Kami masih sama menargetkan‎ pertumbuhan kredit yang sama di tahun ini," ungkap Sulaiman.

Penyumbang yang paling banyak bagi kredit perseroan, dia mengaku, masih diperoleh dari sektor konsumer. Walaupun tidak ada perubahan kredit, perseroan tetap melakukan penyesuaian bisnis yang mendorong kredit.

Dengan melihat permintaan kredit di awal tahun ini, sambung dia, maka perseroan memperkirakan pertumbuhan kredit di tahun ini bakal disumbang dari konsumer, mikro, UKM serta korporasi.

Porsi sektor komersial, masih akan disesuaikan, karena memiliki risiko yang cukup tinggi. Bank Mandiri juga berusaha menjaga kualitas kredit, dengan target bisa menekan target kredit bermasalah (NPL). Selama kuartal I-2018, kredit Bank Mandiri tumbuh 7,1 persen menjadi Rp703 triliun. Hal itu disebabkan perusahaan melakukan restrukturisasi di segmen komersial dan UKM.  

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kenaikan kredit tercermin dari penyaluran kredit investasi yang naik 6,4 persen menjadi Rp199,7 triliun dan kredit modal kerja mencapai Rp276,5 triliun.


(SAW)