Temas Line Bidik Pendapatan Rp2,2 Triliun

   •    Selasa, 18 Apr 2017 10:21 WIB
emiten
Temas Line Bidik Pendapatan Rp2,2 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (Temas Line) optimistis pada 2017 bisa mencapai kinerja positif seiring dengan program tol laut pemerintah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Itu antara lain dilakukan dengan menyiapkan belanja modal sebesar USD10 juta (sekitar Rp132 miliar) untuk ekspansi perseroan, salah satunya dengan membeli dua kapal. Sebelumnya, tahun lalu belanja modal mencapai Rp800 miliar untuk membeli kapal, kontainer, reachstacker, dan forkflit.

"Kami harap ekspansi ini bisa mendukung target perseroan tahun ini untuk pendapatan sebesar Rp2,2 triliun dan laba Rp200 miliar," ujar Direktur Temas Line Ganny Zheng dalam public expose di Jakarta, Senin 17 April.

Dia menjelaskan target pendapatan Rp2,2 triliun itu meningkat 31,6 persen daripada tahun lalu. Namun, untuk target laba bersih sebesar Rp200 miliar, turun 13,4 persen ketimbang tahun lalu yang mencapai Rp231 miliar.

Managing Director of Temas Line Faty Kusumo mengatakan target itu sejalan dengan perusahaan yang mengembangkan national network dengan membuka tujuh pelabuhan baru, yaitu Timika, Merauke, Serui, Kumai, Sampit, Malahayati, dan Tual.

"Perseroan pada national network dengan membuka pelayanan pelabuhan baru di wilayah strategis untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," ujarnya.

Untuk menjangkau wilayah Papua, Temas Line telah menjadikan Ambon sebagai pelabuhan hub agar distribusi barang-barang ke Papua semakin lancar.

Sampai Maret 2017, Temas Line membuka 32 pelabuhan dengan pengembangan rute Pendulum Sevices, yaitu service S4 dan service A3. Service S4 memiliki rute Belawan-Jakarta-Surabaya-Makassar-Bitung-Palu-Makassar, dilayani empat kapal.

Service A3 memiliki rute Belawan-Jakarta-Surabaya-Makassar-Ambon, dilayani tiga kapal mulai akhir kuartal pertama 2017. "Ini program pemerintah. Jika tidak jalan, pertumbuhan ekonomi bisa stagnan," pungkasnya. (Media Indonesia)


(AHL)

Salah Kaprah Biaya Isi Ulang

Salah Kaprah Biaya Isi Ulang

11 minutes Ago

Pengenaan biaya isi ulang bertentangan dengan semangat mewujudkan gerakan transaksi nontunai ya…

BERITA LAINNYA