Berbalik Arah, IHSG Kembali Menguat

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 21 Apr 2017 09:30 WIB
ihsg
Berbalik Arah, IHSG Kembali Menguat
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini dibuka ke zona hijau. Berbanding terbalik dibandingkan penutupan kemarin yang berada di jalur merah.

Pantauan Metrotvnews.com, Jumat 21 April 2017, IHSG menguat 24,617 poin atau setara 0,44 persen ke posisi 5.619. Saat bel pembukaan, IHSG sempat berada di level 5.600.

Adapun volume perdagangan saham pagi ini dibuka sebanyak 989,2 juta lembar senilai Rp833,3 miliar. Sebanyak 143 saham menguat, 45 saham melemah, 90 saham stagnan, dan terjadi 25.595 kali frekuensi.

Indeks saham unggulan LQ45 terpantau naik tipis 5,31 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 928. Sementara indeks syariah JII menguat 5,31 poin atau setara 1,2 persen ke posisi 727.

Pagi ini, saham agri, keuangan, dan pertambangan harus terjebak di zona merah. Sementara sektor infrastruktur menjadi yang paling tertinggi sebesar 25,76 poin atau setara 2,3 persen.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menguat Rp300 ke Rp16.300, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp275 menjadi Rp63.850, serta PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) naik Rp250 ke Rp13.600.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melemah Rp350 ke Rp19.350, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp275 menjadi Rp14.525, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot Rp225 ke Rp17.100.

Kepala Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya‎ memperkirakan hari ini indeks masih bertahan di fase konsolidsi wajar, meski dalam jangka panjang tetap berada dalam tren kenaikan.

"Untuk jangka panjang, laju IHSG terlihat berada dalam jalur uptrend. Dalam jangka pendek terlihat di rentang konsolidasi wajar," jelas William.

Menurut dia, ‎sejauh ini indeks masih menunjukkan pola penguatan, walaupun masih dalam kategori terbatas. Tapi, hari ini indeks memiliki potensi menguat.

Po‎tensi kenaikan tersebut ditopang oleh support di level 5.576 yang terlihat masih terjaga dengan baik dan capital inflow sebagai salah satu penunjang penguatan. "Saat ini IHSG memiliki target resisten terdekat di level 5.705," tutur William.


(AHL)