Pembayaran Tiga Obligasi Bermasalah, OJK akan Review Pefindo

Nia Deviyana    •    Selasa, 11 Dec 2018 17:10 WIB
ojk
Pembayaran Tiga Obligasi Bermasalah, OJK akan <i>Review</i> Pefindo
OJK (MI/RAMDANI).

Jakarta: Deputi Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi menanggapi beberapa emisi obligasi yang tersandung masalah gagal bayar, yakni PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), dan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance).

Fakhri mengatakan akan mengkaji lagi masalah tersebut secara kasus per kasus. "Saya melihat per kasus dulu, karena ada tiga kasus secara bersamaan, tidak bisa disamakan," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018.

OJK juga tengah mengkaji ulang proses pemeringkatan yang dilakukan lembaga-lembaga terkait. "Kami juga akan mereview lembaga pemeringkatan dan juga Pefindo. Nanti kalau ada hasilnya kami sampaikan," tambah dia.

Adapun PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) tersandung gagal bayar obligasi senilai Rp1 triliun. Sementara PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) memiliki tagihan senilai Rp2,25 triliun. Saat ini, AISA masih dalam proses permohonan penundaan pembayaran utang.

Selain itu, ada PT Sunprima Nusantara Pembiayaan yang turut tersandung masalah gagal bayar surat utang jangka menengah sebesar Rp1,85 triliun. Perusahaan ini bahkan telah dinyatakan pailit.


(SAW)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

7 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA