Mandiri Bidik Bank yang Kuat di Sektor Ritel untuk Diakuisisi

Nia Deviyana    •    Selasa, 15 Jan 2019 17:51 WIB
bank mandirigaruda indonesia
Mandiri Bidik Bank yang Kuat di Sektor Ritel untuk Diakuisisi
Bank Mandiri (MI/Angga Yuniar).

Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berencana melakukan aksi akuisisi di sektor keuangan pada tahun ini. Dalam hal ini, Mandiri akan membidik bank-bank atau lembaga keuangan yang kuat di sektor ritel. 

"Kita kan lebih dikenal sebagai bank corporate, mungkin kita belum kuat banget di ritel. Jadi kita akan cari bank atau lembaga keuangan yang kuat di ritel," ujar Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Nafas di Gedung Nusantara 1 DPR, Selasa, 15 Januari 2019.

Rohan menambahkan, ada dua faktor utama yang mendorong Bank Mandiri untuk melakukan aksi akuisisi. 

"Pertama dipengaruhi pertumbuhan anorganik, tapi itu bukan alasan utama. Yang pasti kami mau masuk sektor yang (Bank Mandiri) belum ahli," paparnya. Rohan menargetkan proses akuisisi bisa dilakukan tahun ini, yang mana akan tertuang pada Rencana Bisnis Bank pada Juni 2019. 

Pada tahun ini, Mandiri yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memproyeksikan pertumbuhan kredit di kisaran 12 persen hingga 13 persen, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) 11-12 persen, dan rasio Non-Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah di angka 2,60 persen hingga 2,65 persen.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, dana yang akan digunakan untuk akusisi rencananya akan diambil dari kas internal karena Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) masih kelebihan. Saat ini CAR Bank Mandiri melebihi target yaitu sekitar 21 persen. Adapun target CAR Bank Mandiri sebesar 16,5 persen.

"Kita ada kelebihan CAR sekitar empat persen kalau kita konversi ke rupiah sekitar Rp30 sampai Rp35 triliun. Jadi memang kita ada ada exces Rp35 triliun yang bisa kita gunakan untuk pendanan untuk akuisisi," kata Tiko, sapaannya, belum lama ini.



(SAW)


PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

2 days Ago

Perlakuan pengenaan pajak pendapatan nilai (PPN) untuk avtur bagi penerbangan domestik di Indon…

BERITA LAINNYA