Melejit saat IPO, Saham SURE Kena Auto Rejection

Husen Miftahudin    •    Jumat, 05 Oct 2018 10:54 WIB
emitenipo
Melejit saat IPO, Saham SURE Kena <i>Auto Rejection</i>
Direktur Utama Super Energy Agustinus Sani Nugroho (kiri). (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: PT Super Energy Tbk secara resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Initial Public Offering (IPO). Dengan kode emiten SURE, Super Energy jadi perusahaan ke-39 yang mencatatkan saham perdana di lantai bursa.

Pada aksi korporasi ini, Super Energy menetapkan harga IPO sebesar Rp155 per saham. Angka ini berada di tengah kisaran awal harga IPO yaitu antara Rp150-Rp160 per saham.

Perusahaan yang bergerak di dalam bidang perdagangan minyak, gas bumi, dan bidang investasi ini menawarkan 240 juta saham ke publik. Dengan demikian, Super Energy bakal mengantongi dana IPO sekitar Rp37,2 miliar melalui IPO.

"Rencananya dana hasil IPO ini akan digunakan untuk melunasi utang penyuplai dan rekanan kerja lain," kata Direktur Utama Super Energy Agustinus Sani Nugroho, di Gedung BEI, Kawasan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Oktober 2018.

Pada perdagangan awal, saham SURE melejit 69 persen ke Rp262 per saham dari pencatatan perdana dibuka di harga Rp155 per saham. Otomatis saham SURE langsung terkena auto rejection.

Pada posisi tersebut saham SURE diperdagangkan sebanyak satu kali frekuensi dengan volume 100 lot saham dan menghasilkan nilai sebesar Rp2,62 juta.

Untuk diketahui, Super Energy menunjuk PT Erdikha Elit Sekuritas, PT Ekuator Swarna Sekuritas, PT Panin Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Bersamaan dengan penerbitan saham baru, Super Energy juga merilis 297,5 juta saham baru dalam rangka pelaksanaan konversi mandatory convertible bond (MCB) senilai Rp46,124 miliar.

 


(AHL)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

5 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA