Sikap Investor Picu IHSG Diprediksi Melemah

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 13 Sep 2018 09:36 WIB
ihsg
Sikap Investor Picu IHSG Diprediksi Melemah
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi tertahan bahkan cenderung melemah. Pelemahan itu disebabkan akibat investor masih menunggu data terkini dari indeks FTSE untuk beberapa saham di Indonesia. Namun, ada harapan agar pelemahan tersebut bersifat terbatas.

"IHSG masih tertahan di bawah selisih 5.880. Jadi pergerakan terbatas dan cenderung melemah," kata Analis Kresna Securities William Mamudi, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 13 September 2018.

Senada dengan Fund Manager PT Valbury Capital Management Suryo Narpati. Ia memprediksi gerak IHSG hari ini akan terkoreksi akibat sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang belum mereda. Namun jika sentimen tersebut mereda maka dapat menjadi sentimen positif sehingga IHSG dapat bergerak ke zona hijau.

"IHSG berada di level support 5.702-5.774 dan level resistan 5.846-5.919," kata Suryo.

Sementara itu, pelemahan IHSG dinilai Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya dapat menjadi momentum pelaku pasar untuk melakukan pembelian. "Momentum koreksi wajar dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang," jelas William Surya Wijaya dalam risetnya.

"IHSG bergerak dalam area konsolidasi yakni berada di rentang support 5.671 dan resisten 5.889," kata William.

Beberapa saham yang perlu dicermati hari ini adalah PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kemudian, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Alam Sutera Reality Tbk (ASRI).


(ABD)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA