Pelemahan IHSG karena Gejolak Teknikal Pasar

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 05 Jul 2018 19:28 WIB
ihsg
Pelemahan IHSG karena Gejolak Teknikal Pasar
IHSG. ANT/Akbar Nugroho.

Jakarta: Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjadi karena banyaknya transaksi short selling yang dilakukan perusahaan.
 
Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menjelaskan bukan transaksi short selling yang menyebabkan pasar bergejolak dan membuat IHSG lemah melainkan saat pasar bergejolak biasanya banyak yang melakukan transaksi itu.

"Saya kira sih korelasinya bukan karena itu, tapi kondisi pasarnya secara misalnya fundamental teknikalnya yang menyebabkan ada gejolak," kata Hasan di Kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018.

Seperti diketahui peningkatan transaksi dan likuiditas di pasar modal adalah misi direksi BEI yang baru. Salah satu jalan yang ditempuh adalah mengkaji aturan transaksi short selling.

Selain itu, transaksi short selling juga sebagai jawaban pelaku pasar. Oleh karenanya, Hasan menambahkan, BEI akan melakukan penyempurnaan dan mengkaji peraturan short selling terutama pada penyediaan fasilitas simpan pinjam.

"Salah satunya adalah dengan betul-betul memastikan aktivitas layanan lending dan borrowing. Karena itu jadi prasyarat kalau pelaku ingin memanfaatkan short selling yang sesuai ketentuan," imbuh dia.

Seperti diketahui, selama ini investor yang bisa melakukan transaksi short selling hanya perusahaan sekuritas atau anggota bursa yang tercatat di OJK.


(SAW)


Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Perang Dagang AS-Tiongkok Tidak Pengaruhi Ekspor Indonesia

1 hour Ago

Perang dagang yang kini tengah berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok secara langs…

BERITA LAINNYA