Rupiah Perdagangan Pagi Dibuka Berbaris di Jalur Hijau

Angga Bratadharma    •    Selasa, 18 Jul 2017 08:31 WIB
kurs rupiah
Rupiah Perdagangan Pagi Dibuka Berbaris di Jalur Hijau
Seorang petugas menata tumpukan uang kertas (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi terpantau menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.326 per USD. Nilai tukar rupiah diperkirakan mampu terus berbaris di jalur hijau di sepanjang hari ini sejalan dengan hadirnya sejumlah sentimen positif.

Mengutip Bloomberg, Selasa 18 Juli 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka di posisi Rp13.318 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.311 per USD hingga Rp13.322 per USD dengan year to date return di minus 1,09 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.094 per USD.

Sementara itu, surplus perdagangan bergerak naik dan nilai tukar rupiah berada di tren penguatan. Pergerakan nilai tukar rupiah masih di tren penguatan pada perdagangan Senin mengikuti penguatan kurs Asia terhadap USD. Kondisi ini diharapkan bisa terus berlanjut di masa mendatang.



Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan, surplus perdagangan Juni 2017 yang naik ke level tertinggi semenjak 2012 tidak terlalu meminta penguatan rupiah akibat lebih didominasi oleh anjloknya impor dibandingkan dengan kenaikan ekspor.

"Gerak nilai tukar rupiah masih berpeluang menguat melihat USD yang konsisten melemah di pasar global," ungkap Rangga, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

Adapun USD masih terkoreksi dan imbal hasil  Bund masih stabil. USD masih terkoreksi hingga dini hari tadi seiring dengan bertambahnya pesimisme domestik dan menguatnya optimisme eksternal. Setelah pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok kuartal II-2017 diumumkan lebih tinggi dari ekspektasi, Empire Manufacturing AS justru anjlok semalam.

 


(ABD)