50 Riders Wanita jadi Pelaku Pasar Aktif di Bursa

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 21 Apr 2017 14:27 WIB
beipasar modal
50 <i>Riders</i> Wanita jadi Pelaku Pasar Aktif di Bursa
Riders wanita mulai aktif di pasar modal. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 150 riders perempuan berkumpul di Bursa Efek Indonesia (BEI)‎ untuk menyemarakkan hari Kartini. Momentum tersebut tak disia-siakan otoritas bursa dengan mengajak semua perempuan menabung saham.

‎Founder Kirana Management, Imelda, mengatakan, semua riders tersebut diajak untuk menjadi investor di bursa karena masih minimnya investor perempuan di pasar modal. BEI sendiri telah merangkul Kirana Management untuk merekrut orang-orang yang berpartisipasi dalam menabung saham.

"Sebagai kepanjangan tangan dari BEI kita menyuarakan bagaimana ikut berinvestasi," kata Imelda‎, ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat 21 April 2017.

Imelda yang juga koordinator dari para riders ‎tersebut menyebutkan, dari total 150 orang, sudah ada 50 riders perempuan yang telah terdaftar sebagai pelaku pasar aktif di bursa. "Setidaknya sudah ada sepertiga dari total nasabah 150 yang sudah masuk ke pasar modal," tegas Imelda.


Riders wanita mulai aktif di pasar modal. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan)

Sebagaimana diketahui, Anggota Dewan Komisioner bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kusumaningtuti S. Soetiono menjelaskan, dari 250 juta populasi penduduk di Indonesia, hanya 11 persen yang melek pasar modal. Sayangnya, angka partisipasi perempuan masih sangat kecil, jika dibanding laki-laki.

"Tapi potensi masih terbuka lebar untuk mengajak anak keluarga, ibu juga mengutamakan perempuan untuk kita edukasi supaya pandai melakukan perencanaan menjadi kelompok yang utama," kata Kusumaningtuti.

Menurut dia, peran perempuan yang dominan sebagai perencana keuangan keluarga‎, menurut Kusumaningtuti, sangat dibutuhkan dorongan literasi keuangan. Pada saat ini juga, tingkat literasi keuangan perempuan di skala nasional masih kalah jauh dibanding pria.

"Hingga saat ini tingkat literasi perempuan 25 persen, nasionalnya sudah 29,6 persen per 2016. Sedangkan pria 33 persen," ungkap Tituk sapaan akrab Kusumaningtuti.

Oleh karena itu, dalam mendorong partisipasi literasi dan inklusi perempuan sektor keuangan di pasar modal, pihak bursa menyelenggarakan acara Kartini, Yuk Nabung Saham Expo yang berlangsung sejak 21-23 April 2017.


(AHL)