Jasa Marga akan Sekuritisasi Aset Tol JORR dan Dalam Kota

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 09 Nov 2017 17:30 WIB
jasa margasekuritisasi aset
Jasa Marga akan Sekuritisasi Aset Tol JORR dan Dalam Kota
Ilustrasi. (FOTO: MI/IMMANUEL ANTONIUS )

Jakarta: PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah menjalankan sekuritisasi aset atas pendapatan tol Jagorawi dengan menerbitkan KIK EBA Mandiri JSMR01 senilai Rp2 triliun di Agustus 2017 lalu. Kesuksesan itu membuat perusahaan mencoba kembali menjalankan sekuritisasi aset tol dalam kota dan JORR (Jakarta Outer Ring Road).

Direktur Keuangan Jasa Marga, Donny Arsal mengaku, sekuritisasi aset ini dilakukan guna mencari pendanaan kembali. Kini ruas tol yang dimungkinkan untuk disekuritisasi yakni, Jakarta Outer Ring Road.

"Ya kita harapkan ada, kita punya potensial di tol dalam kota dan JORR sebetulnya," ungkap Donny, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Pemilihan kedua tol tersebut, tutur Donny, karena penghasilan yang diperoleh perusahaan cukup tinggi. Meski begitu, dia enggan menyebutkan target dana yang bisa diraih oleh emiten penyedia dan operator jalan tol milik BUMN.

"Bisa saja. Kalau kondisinya lebih bagus, bisa lebih dari kemarin. Itu tol potensinya bagus revenue-nya bagus diharapkan jadi sumber selanjutnya," tutur Donny.

Head of Corporate Finance Jasa Marga, Eka Setya Adrianto menambahkan kedua ruas tersebut merupakan jalan tol perusahaan yang telah matang, dalam arti sudah memberikan keuntungan bagi Jasa Marga, pastinya sudah tidak mempunyai utang.

"Kalau sudah tidak ada pembiayaan kan jadi enak itu aset mau diapain. Pendapatan juga rata-rata sudah di atas Rp1 triliun per tahun," tukas Eka Setya Adrianto.

KIK EBA Mandiri JSMR01 adalah surat berharga atas pendapatan tol Jakarta Bogor-Ciawi. KIK EBA Mandiri JSMR01 dilakukan bersama PT Mandiri Manajemen investasi dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bertindak selaku manajer investasi dan Bank Kustodian (BK) serta PT Mandiri Sekuritas yang bertindak selaku arranger.

Tol Jagorawi merupakan tol pertama di Indonesia dan salah satu tol yang paling mature yang dimiliki oleh PT Jasa Marga Tbk. Maka sangat tepat jika pendapatan atas ruas tol ini di masa depan disekuritisasikan.

Pada saat menerbitkan KIK EBA Mandiri JSMR01 memperoleh apresiasi yang besar dari investor, karena alami oversubscribed 2,7 kali atau setara Rp5,7 triliun dari total penerbitan senilai Rp2 triliun.

 


(AHL)