Rupiah akan Bergerak di Rp13.497-Rp13.522/USD

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 10 Nov 2017 10:29 WIB
kurs rupiah
Rupiah akan Bergerak di Rp13.497-Rp13.522/USD
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Jakarta: Nilai tukar rupiah berpeluang bertengger kembali ke zona hijau asalkan mata uang dolar AS (USD) kembali melemah. Adapun hingga perdagangan Kamis kemarin, mata uang Garuda ditutup menurun ke posisi Rp13.513 per USD.

‎"Dengan asumsi pergerakan USD dapat kembali melemah dan pergerakan mata uang lainnya yang mencoba terapresiasi, maka rupiah pun memiliki peluang untuk dapat kembali melanjutkan pergerakan positifnya," ujar ‎Analis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎, dalam riset hariannya, Jumat 10 November 2017.

Meski demikian, tutur Reza, ‎investor diimbau tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan rupiah.

"Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.522 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.497 per USD," ungkap Reza.

Sebelumnya, Reza memperkirakan gerak rupiah akan menguat tipis. Namun, kenyataannya bertengger ke zona merah kendati Walaupun penurunannya tidak terlalu jauh.

‎"Rupiah mampu memanfaatkan USD melemah terhadap sejumlah mata uang, terutama terhadap yen Jepang (JPY) setelah pelaku pasar bersikap skeptis terhadap upaya reformasi perpajakan AS," kata Reza.

Sikap pelaku pasar tersebut, ujar Reza, muncul setelah Rancangan UU dari Senat berbeda dengan DPR dan dapat mempersulit upaya pemotongan pajak oleh Partai Republik.

Sementara dari dalam negeri, dia mengaku, masih minim sentimen positif membuat rupiah susah bergerak. "Pelaku pasar masih memfaktorkan progres pembangunan infrastruktur, rilis kemudahan bisnis, cadangan devisa, dan angka pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Reza.


(AHL)