BEI Dorong BUMD Jual Saham ke Publik

   •    Minggu, 11 Mar 2018 16:30 WIB
bumdes
BEI Dorong BUMD Jual Saham ke Publik
IHSG (ANT/Rosa Panggabean).

Palembang: Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia mendorong Badan Usaha Milik Daerah menjual saham ke publik sebagai upaya untuk mendapatkan tambahan modal.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Palembang Harry Mulyono mengatakan salah satu yang didorong adalah Bank Sumsel Babel untuk segera merealisasikan rencana untuk menjual saham perdana (IPO). Dorongan itu diberikan karena BEI menilai Bank Sumsel sudah layak menjadi perusahaan yang go publik.

"Manajemen Bank Sumsel Babel dan BEI sudah bertemu, sudah tidak ada masalah lagi. Tinggal dari Bank Sumsel-nya kapan akan merealisasikannya," kata dia dikutip dari Antara, Minggu 11 Maret 2018.

Ia mengatakan untuk menjadi perusahaan yang melibatkan publik dalam kepemilikan saham diharuskan mengubah kultur dalam perusahaan yakni dari semula tertutup menjadi terbuka.

Untuk menerapkan hal ini bukan perkara mudah karena setelah menjual saham ke lantai bursa maka secara otomatis perusahaan harus menyajikan informasi secara detail mengenai kondisi perusahaan.

Menurut Harry, Bank Sumsel Babel tidak perlu khawatir karena sejatinya hal itu merupakan jalan untuk menjadi perusahaan besar yang menembus persaingan nasional.

"Tidak perlu takut, bukankah untuk tercatat di lantai bursa tidak mesti perusahaan tersebut untung. Terpenting adalah mendapatkan kepercayaan masyarakat terlebih dahulu," kata dia.

Dana yang diperoleh dari masyarakat itu nantinya akan dapat digunakan perusahaan untuk semakin meningkatkan kualitas usaha seperti membangun infrastruktur dan meningkatkan Sumber Daya Manusia.

Sejauh ini baru PT Bukit Asam (PTBA), perusahaan yang berdomisili di Sumsel yang melakukan penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni tepatnya pada 2002.





(SAW)