Pelaku Pasar akan Respons Positif dengan Diakuisisinya Danamon

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 10 Nov 2017 16:31 WIB
bank danamon
Pelaku Pasar akan Respons Positif dengan Diakuisisinya Danamon
Ilustrasi Bank Danamon. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: ‎Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ melirik membeli 40 persen saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN). B‎ank besar asal Jepang itu ‎berencana menjadi pemilik saham mayoritas di masa depan dengan investasi awal sekitar 200 miliar yen atau setara USD1,76 miliar.

Analis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎ mengatakan jika ‎akuisisi itu terjadi serta bank Jepang tersebut memiliki strategi yang baik, maka kinerja Bank Danamon akan menjadi lebih baik. Pada akhirnya, pelaku pasar merespons positif bagi kinerja Bank Danamon.

"Apakah pemegang saham biasa, atau ‎dia membawa strategi yang lebih baik lagi untuk Danamon. Yang kita tunggu itu aksinya, jadi tidak cuma akuisisi saja 40 persen. Kalau enggak ada strategi, maka Danamon tidak akan ada bedanya dengan sebelumnya.‎ Ketika pemegang saham yang baru itu bagus, maka berdampak ke Danamon," kata Reza kepada Metrotvnews.com, Jumat 10 November 2017.

‎Reza menyebutkan, strategi akuisisi ini diharapkan dapat menambah penyaluran kredit dan mengurangi tingkat non performing loan (NPL) perseroan. Di samping bisa mengerek laba perusahaan.

"Justru yang kita harapkan untuk Mitsubishi itu. Jadi ada perubahan yang lebih baik bagi Danamon. ‎Kalau sekarang pelaku pasar langsung merespons, pelaku pasar sudah melihat hasil dari akuisisi tersebut maka akan ada sentimen positif," tutur dia.

Analis MNC Sekuritas Heldy Ari‎fien menambahan, posisi ‎Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ ‎ yang sudah mumpuni dianggap bisa membawa kinerja perusahaan lebih besar lagi. Sehingga, posisi keuangan Bank Danamon akan lebih positif.

"Bagus atau tidaknya kita lihat langkah selanjutnya. Mereka juga punya strategi yang bagus untuk Bank Danamon, karena mereka bank besar di sana. Jadi lebih ke arah positif," pungkas Heldy.


(AHL)