Perusahaan Milik Yusuf Mansur Bidik Dana Kelolaan Rp500 Miliar

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 04 Dec 2017 12:52 WIB
paytren
Perusahaan Milik Yusuf Mansur Bidik Dana Kelolaan Rp500 Miliar
Yusuf Mansur (MI/SUMARYANTO BRONTO)

Jakarta: Lewat bisnis PayTren, Ustaz Yusuf Mansur mengeluarkan kegiatan usaha dalam mengelola dana di pasar modal yang bernama ‎PT PayTren Aset Manajemen (PAM).‎ Nantinya PAM mempunyai dua produk reksa dana syariah yakni Dana Falah dan Dana Safa.

PAM telah resmi beroperasi dengan mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 24 Oktober 2017 yang lalu.‎ Tak tangung-tanggung, Yusuf Mansur langsung tancap gas membidik dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp500 miliar hingga akhir tahun ini.

Yusuf Mansur meyakini bisa meraih dana kelolaan tersebut, meski sisa waktu di tahun ini hanya beberapa hari lagi. "Sampai akhir Desember Rp500 miliar kita targetkan," ungkap dia, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 4 Desember 2017.

Pada 2018, Yusuf mengaku, PayTren membidik dana kelolaan hingga Rp1 triliun. "Ini baru penawaran, insya Allah tidak meleset," ucap dia.

Sementara itu, CEO ‎PayTren Aset Manajemen‎ Ayu Widuri menambahkan dalam mengejar target dana kelolaan yang telah ditetapkan, PayTren akan menawarkan produk reksa dana dari pengguna PayTren Payment Gateway.

"Kita sudah punya member 1,7 juta di Paytren. Dari situ kita targetkan 500 ribu member. Mungkin dengan kalkulasi investasinya Rp1 juta saja, target itu bisa tercapai," jelas Ayu.

Ia mengaku akan menggandeng agen penjual di bank syariah‎ agar penjualan produk reksa dana di PAM bia berjalan baik. Saat ini ada dua produk reksa dana di PAM, yaitu Dana Falah dan Dana Safa. Dana Falah merupakan reksa dana saham syariah yang dananya dikelola untuk diinvestasikan pada saham yang masuk dalam daftar efek syariah.

Investasi awal di Dana Falah sebesar Rp100 ribu. "Untuk porsi portofolionya, 80 persen bersifat ekuitas pada efek syariah, 20 persen ditempatkan pada efek syariah pendapatan tetap dan lainnya," terang Ayu.

Sedangkan Dana Safa, Ayu menambahkan, investasi awalnya juga sama sebesar Rp100 ribu. Dana yang diinvestasikan akan ditujukan pada instrumen pasar uang syariah dalam negeri atau sukuk dengan jangka waktu lebih dari satu tahun.
(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA