IHSG Anjlok 109% ke 5.952

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 30 Nov 2017 16:25 WIB
ihsg
IHSG Anjlok 109% ke 5.952
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir penutupan perdagangan sore ini terpantau jeblok. IHSG didera aksi profit taking jelang libur panjang akhir pekan.

IHSG Kamis, 30 November 2017, ditutup jeblok 109,229 poin atau setara 1,802 persen ke posisi 5.952. Pada bel pembukaan perdagangan pagi IHSG sempat dibuka ke 6.053.

Volume perdagangan saham sore ini tercatat sebanyak 24,5 miliar lembar senilai Rp14,1 triliun. Sebanyak 132 saham menguat, 215 saham melemah, 119 saham stagnan, dan terjadi 365.092kali frekuensi.

Adapun indeks saham unggulan LQ45 terkoreksi 27,059 poin atau setara 2,655persen ke 992. Sementara indeks JII turun 16,904 poin atau setara 2,314persen ke 713.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) naik Rp420 ke Rp3.750, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) menguat Rp320 menjadi Rp4.000, dan PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) naik Rp230 ke Rp2.600.

Sedangkan saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) merosot Rp170 ke Rp2.380, PT Bank Mitraniaga Tbk (NAGA) melemah Rp47 ke Rp191, serta PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) turun Rp41 menjadi Rp484.

Sebelumnya Analis Senior PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, adanya aksi beli pada akhir perdagangan bulan ini diharapkan bisa menjadi peluang bagi IHSG untuk kembali berbalik menguat.

"Masih adanya sejumlah sentimen positif diharapkan memberikan imbas positif yang bisa menahan potensi pelemahan dan dimanfaatkan untuk mengangkat IHSG ," ujar Reza, dalam keterangan risetnya, Kamis, 30 November 2017.

‎Senada, analis PT Indosurya Sekuritas, William Suryawijaya juga memperkirakan ‎pada perdagangan akhir bulan ini, gerak indeks berpotensi untuk berbalik menguat menuju target resisten terdekat di level 6.123.

"Hal itu adanya respons atau sikap positif pelaku pasar terhadap proyeksi data ekonomi yang akan dilansir pada awal Desember esok, ‎proyeksi inflasi masih dalam rentang yang terkendali, sehingga dapat memberikan sentimen positif terhadap pola pergerakan IHSG ," kata William.

 


(AHL)